Tuntut Plasma, Warga Pasaman Barat Tutup Jalan Menuju PT LIN

Tuntut Plasma, Warga Pasaman Barat Tutup Jalan Menuju PT LIN

Aksi warga di jalan menuju PT LIN. (foto: Ian/langgam.id)

Langgam.id – Ratusan masyarakat Nagari Kinali, Kabupaten Pasaman Barat menggelar aksi di gerbang utama PT Laras Inter Nusa (LIN), Selasa (08/06/21). Masyarakat menuntut PT LIN menyerahkan hak perkebunan plasma untuk masyarakat sebanyak 20 persen dari total lahan yang diolah perusahaan.

Aksi tersebut mereka lakukan setelah tidak ada kepastian setelah melakukan hearing dan lahirnya rekomendasi dari DPRD kepada Pemda Pasaman Barat untuk memberikan hak masyarakat atas plasma dari lahan PT LIN.

Kekecewaan tersebut diwujudkan dengan aksi pemasangan portal jalan menuju perusahaan. Pemasangan portal tersebut, dilakukan atas kesepakatan masyarakat dan tokoh adat di Nagari Kinali.

Pucuak Adat Nagari Kinali, TK Mustika Yana mengatakan aksi ini mereka lakukan atas kesepakatan bersama masyarakat dan pemuka adat di Kinali. Masyarakat meminta, perusahaan segera memberikan hak plasma mereka sesuai aturan dan rekomendasi dari DPRD. Sebab, sejak 15 tahun lalu hingga hari ini hak masyarakat tidak jelas.

“Kami minta perusahaan berikan hak masyarakat,” kata dia.

Meski jalan menuju lahan dipasangi portal, masyarakat tetap memberikan akses jalan bagi masyarakat lokal, namun melarang kendaraan operasional perusahaan melintas di lokasi tersebut. Penutupan tersebut, akan melakukan hingga tuntutan mereka terpenuhi.

“Kami akan tutup jalan ini sementara, sampai ada kepastian dari hak masyarakat,” sebutnya.

Mengantisipasi penyebaran covid-19, semua peserta aksi diminta mematuhi protokol kesehatan covid-19. Aksi itu juga dikawan oleh sejumlah personel TNI dan Polri.

“Kita masih berada di dalam suasana Pandemi covid-19, kami minta masyarakat patuhi protokol,” ujar Yana. (Ian/ABW)

Baca Juga

BPOM Padang menduga penyebab keracunan puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang karena mikroba.
Update Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Hasil Lab Ditemukan Bakteri Bacillus Cereus
Tenggelam pantai padang, pencarian hanyut padang
Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman
Rano Karno "Si Doel" Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Rano Karno “Si Doel” Terharu Pulang Kampung ke Bonjol Pasaman, Bakal Bangun Rumah di Tanah Leluhur
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Kasus Begal di Pasaman: Emas 42 Gram Raib, Polisi Ringkus Dua Pelaku
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumbar secara tegas meminta Kepolisian Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup,
Walhi Sumbar Minta Polri, Menteri LH, ESDM dan Menhut Ambil Alih Kasus Penganiayaan Nenek Saudah
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal
Nenek 68 Tahun di Pasaman Dianiaya hingga Mata Lebam: Pelaku Disebut-Sebut Penambang Ilegal