Tim Peneliti dari Jepang Bahas Pengelolaan Sampah di Kota Padang

Langgam.id - Tim peneliti IGES-CCET dari Jepang membahas pengeloaan sampah bersama Wali Kota Padang, Hendri Septa.

Tim peneliti dari Jepang membahas pengelolaan sampah bersama Wali Kota Padang, Hendri Septa. [Foto: Dok. Humas Pemko Padang]

Langgam.id – Tim peneliti Institute for Global Environmental Strategies and Centre Collaborating with UNEP on Environmental Technologies (IGES-CCET) dari Jepang membahas pengeloaan sampah bersama Wali Kota Padang, Hendri Septa.

Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, kedatangan tim peneliti dari IGES-CCET Jepang ini guna membahas tindak lanjut kerja sama Pemerintah Kota Padang dalam pengelolaan dan penanganan sampah.

“Ada tiga kelurahan yang dijadikan pilot project dalam riset IGES-CCET Jepang ini, yaitu Kelurahan Batu Gadang, Kelurahan Pasa Gadang, dan Kelurahan Parupuk Tabing,” ujar Hendri dikutip dari rilis resmi Humas Pemko Padang, Sabtu (5/11/2022).

Dijelaskan Hendri, kerja sama ini salah satunya memberikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Padang serta memberikan edukasi bagaimana memberdayakan Bank Sampah yang ada di Kota Padang.

“Jepang merupakan salah satu negara terbersih di dunia. Sampah-sampah di sana terkelola dengan rapi dan sistematis. Kita berharap hal itu dapat kita tiru di Kota Padang. Sehingga pengelolaan sampah di Kota Padang dapat dikelola dengan baik,” ucapnya.

Baca juga: Buang Sampah Sembarangan, 4 Warga Kota Padang Disidang

Diketahui, tim peneliti dari Jepang tersebut, yaitu Miho Hayashi selaku Manajer Program Bidang Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan dan Sudarmanto Budi Nugroho selaku Manajer Riset Bidang Satuan Tugas Kota.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Praktisi GIS: Banjir Padang Harus Jadi Momentum Evaluasi Tata Ruang Berbasis Risiko
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan
Wali Kota Padang Pastikan Bantuan Korban Banjir Sudah Didistribusikan
Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Usai Banjir Merendam, Penghuni Panti Asuhan Putri Bungsu Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Warga Dadok Tunggul Hitam dan Maransi Minta Normalisasi Sungai Pascabanjir
Warga Dadok Tunggul Hitam dan Maransi Minta Normalisasi Sungai Pascabanjir
Bekas Lumpur di Dinding Rumah Warga Jadi Saksi Tingginya Banjir Padang
Bekas Lumpur di Dinding Rumah Warga Jadi Saksi Tingginya Banjir Padang
Banjir di Parak Kopi Padang, Warga Minta Pemerintah Benahi Saluran Irigasi
Banjir di Parak Kopi Padang, Warga Minta Pemerintah Benahi Saluran Irigasi