Tidak Tahan Tinggal Bersama Sang Istri, Pria Tahanan Rumah Ini Minta Dimasukan ke Penjara

Pria minta di penjara

Ilustrasi. [foto: iStockphoto.com]

Seorang pria tahanan rumah di Guidonia minta untuk di penjara lantaran tidak tahan tinggal bersama istrinya di rumah.

Langgam.id - Biasanya narapidana akan merasa senang jika keluar dari penjara. Namun hal itu tampaknya sedikit berbeda untuk tahanan ini. Pasalnya, pria tersebut menolak untuk menjadi tahanan rumah dan minta di penjara.

Bukan tanpa alasan, pria tersebut meminta dimasukkan ke penjara lantaran tidak ingin tinggal bersama istrinya. Menurutnya, tinggal bersama sang istri merupakan ‘neraka’ bagi pria itu.

Dilansir dari Odditycentral pada Selasa (26/10/2021), pria berusia 30 tahun itu tinggal di Guidonia, sebuah kota di pinggiran Roma. Dia tinggal bersama istrinya, namun tidak tahan dan memohon pada polisi untuk masukannya ke penjara.

Hal itu dibenarkan staf yang bertugas di Tenenza Carabinieri barak di Guidonia. Awalnya mereka mengira hal itu hanya lelucon setelah seorang pria datang ke kantor kepolisian pada Sabtu (23/10/2021) lalu.

Pria itu mengaku bahwa dirinya melanggar peraturan tahanan rumah dengan sengaja. Lantaran hal itu pria tersebut minta polisi yang bertugas untuk memasukkannya ke penjara.

Tindakan itu dilakukan pria yang tidak disebutkan namanya itu lantaran tidak tahan tinggal bersama sang istri di rumah. Dia menganggap hidup di penjara akan lebih baik dibandingkan bersama wanita itu.

"Dia tinggal di rumah bersama istri dan keluarganya. Itu tidak berjalan dengan baik lagi," kata Kapten Francesco Giacomo Ferrante dari Tivoli Carabinieri kepada AFP.

"Dia berkata, ‘Dengar, kehidupan rumah tangga saya telah menjadi neraka, aku tidak bisa melakukannya lagi, aku ingin pergi ke penjara’,” tambahnya mengingat perkataan pria itu.

Menurut laporan, pria tersebut telah menjadi tahanan rumah selama beberapa bulan. Dia mendapat hukuman tersebut karena kasus narkoba dan masih harus menjalani  hukuman selama beberapa tahun lagi.

Namun hal itu justru tidak membuatnya bahagia. Menghabiskan waktu di rumah bersama istrinya justru membuat, pria itu merasa tersiksa sehingga meminta untuk di masukan ke penjara.

"Tangkap aku, aku tidak tahan sendirian di rumah bersama istriku lagi, aku lebih suka penjara," ujar pria berusia 30 tahun itu kepada polisi.

Otoritas setempat lantas memberitahu peradilan dan meminta polisi untuk memindahkan pria tersebut ke penjara. Hal itu dilakukan lantaran pria itu telah melanggar aturan tahanan rumah, meski pelanggaran itu dilakukannya dengan sengaja.

Baca juga: Dekochari, Budaya Dekorasi Sepeda di Jepang yang Kini Mulai Langka

Kasus pria yang meminta untuk di masukan ke penjara ternyata bukan pertama kali terjadi. Pada 2016 lalu, seorang pria di Kota Kansas mencoba merampok bank agar bisa di penjara lantaran tidak tahan tinggal bersama istrinya di rumah.

Tag:

Baca Juga

Foto tidak senonoh diduga Wali Nagari Guguak VII Koto Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) YR, beredar di media sosial dan viral.
Foto Tak Senonoh Beredar dan Viral, Wali Nagari Guguak VIII Koto Didesak Mundur
Lagu Minang berjudul Mimpi Parintang Rusuah yang dinyanyikan oleh Al Arifin tersebut, akhir-akhir ini viral di media sosial, terutama
Viral Usai Erupsi Gunung Marapi, Lagu Mimpi Parintang Rusuah Rupanya Dirilis Sejak 2019 Lalu
Kadisdik Limapuluh Kota, Afri Efendi, mangkir dua hari berturut-turut saat dipanggil DPRD. Pemanggilan itu terkait dengan video viral
Kadisdik Limapuluh Kota 2 Kali Mangkir Dipanggil DPRD Soal Murid SD Berkata Kasar ke Guru Viral
Aksi heroik seorang pria berbaju hitam yang melakukan penyelamatan terhadap bus ANS yang mengalami rem blong di kawasan Sitinjau Lauik.
Pria Penyelamat Bus di Sitinjau Lauik Dapat Tawaran Pekerjaan dari Pengusaha Tajir, Digaji Rp10 Juta
Baru-baru ini di media sosial viral aksi heroik seorang pria yang melakukan penyelamatan terhadap bus ANS yang rem blong di Sitinjau Lauik
Viral Aksi Heroik Pria Lakukan Penyelamatan Bus ANS yang Alami Rem Blong di Sitinjau Lauik
Langgam.id - Telah terjadi pemaksaan kepada dua mahasiswi asrama Unand dengan melakukan secara paksa tindakan pengguntingan celana mahasiswi.
Pemaksaan di Lingkungan Kampus? Kemunduran Berpikir!