Terima Tamu Pasangan Remaja, Pemilik Penginapan di Pasir Jambak Bakal Dipanggil Satpol PP Padang

Kasat Pol PP Padang Alfiadi soal Penginapan di Pasir Jambak

Kasat Pol PP Padang Alfiadi

Langgam.id - Satpol PP Padang kerap menangkap sejumlah pasangan remaja tanpa ikatan pernikahan tidur di penginapan kelas melati. Fenomena ini jelas mencoreng nama baik Ranah Minang yang menggenggam falsafah Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Teranyar, Satpol PP Padang mendapati pasangan remaja berduaan di dalam kamar penginapan kawasan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah. Saking cemasnya, pasangan yang dimabuk asmara itu sampai lari dan bersembunyi di semak-semak.

Sebagai institusi yang berwenang dalam penegakan peraturan daerah (perda), Satpol PP telah melakukan langkah tegas untuk meminimalisir gangguan ketertiban masyarakat. Salah satunya dengan menggelar razia rutin di kawasan penginapan yang disinyalir langganan praktek maksiat.

Menurut Kasat Pol PP Padang Alfiadi, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil pengelola penginapan di Pasir Jambak. Begitu pun, berkoodinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait perizinan.

"Kami selalu melakukan pengawasan. Dalam waktu dekat, kami akan panggil pengelola untuk dimintai keterangan kenapa setiap razia ada pasangan remaja di penginapan," ujar Alfiadi dihubungi langgam.id, Selasa (7/7/2020).

Secara jumlah, Alfiadi tidak mengetahui berapa persis pasangan remaja yang telah diamankan dari penginapan Pasir Jambak. Nyaris setiap patroli digelar, selalu ada yang tertangkap.

"Pokoknya sudah banyak. Setiap penertiban dilakukan pasti ada. Jumlahnya pokoknya ada terus masyarakat beraktivitas terkait melanggar norma ini. Jumlah penginapan di sana tidak seberapa, tapi kan juga ada pondok-pondok," katanya.

Satpol PP Padang akan melayangkan surat kepada OPD terkait yang mengawasi dan memberikan perizinan penginapan tersebut. Pihaknya meminta agar penginapan yang melanggar aturan, segera dievaluasi.

"Kami surati, biar dikoreksi kembali terkait perizinannya. Kegiatan-kegiatan pembinaan harus dilakukan terhadap pengelolaan penginapan ini," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian menyebut, setidaknya terdapat lima penginapan yang berdiri di kawasan Pasir Jambak. Beberapa dari penginapan itu, tidak memiliki izin.

"Memang tidak seluruhnya memiliki izin. Totalnya ada lima penginapan semuanya. Tapi kawasan Pasir Jambak ini bukan dikelola Dinas Pariwisata. Yang jelas soal penginapan yang tidak ada izin akan ditertibkan," tegasnya.

Arfian mengungkapkan, dalam aturan sudah jelas bahwa penginapan harus bisa selektif dalam menerima tamu. Pasangan di luar nikah, apalagi masih remaja semestinya tidak diterima.

"Memang untuk penginapan menjamur di Pasir Jambak kami cek kembali, apakah sudah kantongi izin. Apabila sudah ada izin tapi banyak melanggar aturan, akan kita cabut izinnya. Kami koordinasikan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Padang yang memberikan izin dan meminta Satpol PP untuk bertindak penertiban," paparnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

Diduga Kumpul Kebo, Pol PP Padang Amankan 5 Remaja dari Rumah Kosan di Kuranji
Diduga Kumpul Kebo, Pol PP Padang Amankan 5 Remaja dari Rumah Kosan di Kuranji
Satpol PP kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan menggunakan badan jalan dan trotoar di Tunggul Hitam
Belasan Lapak PKL di Tunggul Hitam dan Tabing Ditertibkan Satpol PP Padang
Satpol PP Padang melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar di Jalan Pattimura pada Senin (10/6/2024).
Jualan di Trotoar, Kursi dan Meja PKL Disita Satpol PP Padang
Satpol PP Padang Amankan 3 Warga Buang Sampah Sembarangan
Satpol PP Padang Amankan 3 Warga Buang Sampah Sembarangan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatat, saat ini sudah ada 175 bank sampah di daerah tersebut. Keberadaan bank sampah ini
Padang Miliki 175 Bank Sampah, Terbanyak di Kecamatan Pauh
Simulator golf telah hadir di Padang. Simulator golf ini hadir bersamaan dengan dibukanya Par Tee Kafe di Jalan Wahidin, dekat kantor PLN.
Ada Simulator Golf di Padang, Buka Mulai 1 Juni