<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita NII Sumbar Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/nii-sumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/nii-sumbar/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 May 2022 05:52:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita NII Sumbar Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/nii-sumbar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Cabut Baiat NII di Limapuluh Kota, Ini Pesan Bupati Safaruddin</title>
		<link>https://langgam.id/cabut-baiat-nii-di-limapuluh-kota-ini-pesan-bupati-safaruddin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2022 02:07:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Baiat Massal]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=155676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Cabut Bait NII di Limapuluh Kota, Ini Pesan Bupati Safaruddin Langgam.id &#8211; Prosesi cabut baiat massal anggota organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) digelar di Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (12/5/2022). Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu daya oleh bujukan paham radikal. Safaruddin juga mengajak, warga yang telah mencabut baiat, agar dapat kembali dan diterima di tengah masyarakat. Dia mengakui tidak ingin ada organisasi atau lembaga yang merongrong kedaulatan negara tumbuh di Kabupaten Limapuluh Kota. &#8220;Kita tidak akan membiarkan bibit-bibit organisasi terlarang atau ekstrimis tumbuh di negeri ini. Tak ada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-nii-di-limapuluh-kota-ini-pesan-bupati-safaruddin/">Cabut Baiat NII di Limapuluh Kota, Ini Pesan Bupati Safaruddin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Cabut Bait NII di Limapuluh Kota, Ini Pesan Bupati Safaruddin</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Prosesi cabut baiat massal anggota organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) digelar di Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (12/5/2022). Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengingatkan masyarakat agar tidak tertipu daya oleh bujukan paham radikal.</p>
<p>Safaruddin juga mengajak, warga yang telah mencabut baiat, agar dapat kembali dan diterima di tengah masyarakat. Dia mengakui tidak ingin ada organisasi atau lembaga yang merongrong kedaulatan negara tumbuh di Kabupaten Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Kita tidak akan membiarkan bibit-bibit organisasi terlarang atau ekstrimis tumbuh di negeri ini. Tak ada tempat bagi mereka, dan jangan tertipu daya,&#8221; kata Safaruddin.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi juga anggota NII yang telah cabut baiat bersama-sama kembali berbaur, membangun nagari, membangun Sumbar dan Indonesia. Orang Sumbar, lanjutnya, sangat cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Kontribusi tokoh Sumbar untuk mengokohkan dan menjaga serta merawat NKRI sungguh besar. Fakta sejarah sudah membuktikannya.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, mari kita teruskan semangat perjuangan para pendahulu kita untuk menjadi garda terdepan menjaga NKRI,&#8221; kata Gubernur dikutip Langgam.id dari sumbarprov.go.id.</p>
<p>Gubernur tidak memungkiri ada pihak-pihak tertentu yang tidak ingin NKRI kuat. Lalu, mereka melemahkan dengan berbagai upaya dan cara.</p>
<p>Gubernur mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan serta tidak mudah dihasut atau diadu domba.</p>
<p>Sisi lain, Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi pada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya cabut baiat massal tersebut.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/semua-pengikut-jaringan-nii-di-sumbar-telah-cabut-baiat/">Semua Pengikut Jaringan NII di Sumbar Telah Cabut Baiat</a></strong></p>
<p>Diketahui, prosesi cabut baiat itu diawali dengan pengucapan sumpah secara bersama, dipimpin seorang mantan aktivis NII. Cabut baiat disaksikan langsung oleh Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, Kasrem 032/Wirabraja Josep Sidabutar, Bupati Limapuluh Kota, Kepala BIN daerah Sumbar Hendra dan sejumlah pejabat Forkopimda.</p>
<p>Cabut baiat di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan prosesi ketiga setelah di Dharmasraya dan Tanah Datar. Prosesi deradikalisasi Polda Sumbar ini diikuti oleh 225 orang anggota NII dari Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Dharmasraya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-nii-di-limapuluh-kota-ini-pesan-bupati-safaruddin/">Cabut Baiat NII di Limapuluh Kota, Ini Pesan Bupati Safaruddin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Data Polda Sumbar: 7 dari 1.157 Pengikut NII di Sumbar Telah Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/data-polda-sumbar-7-dari-1-157-pengikut-nii-di-sumbar-telah-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 10:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[NII Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=155652</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polda Sumbar mencatat, tujuh dari 1.157 pengikut NII telah meningga dunia. Langgam.id &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) mencatat ada sebanyak 1.157 pengikut jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar). Data itu dapat setelah adanya penelusuran lanjutan. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, setelah adanya penelsuruan, total pengikut jaringan NII di Sumbari itu 1.157 orang. &#8220;Data dari Mabes Polri itu 1.125 orang. Lalu, dilakukan penelusuran, didapat jumlah pengikut NII di Sumbar itu 1.157 orang,&#8221; ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022). Artinya, kata Teddy, ada selisih 32 orang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/data-polda-sumbar-7-dari-1-157-pengikut-nii-di-sumbar-telah-meninggal/">Data Polda Sumbar: 7 dari 1.157 Pengikut NII di Sumbar Telah Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polda Sumbar mencatat, tujuh dari 1.157 pengikut NII telah meningga dunia.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) mencatat ada sebanyak 1.157 pengikut jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar). Data itu dapat setelah adanya penelusuran lanjutan.</p>
<p>Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, setelah adanya penelsuruan, total pengikut jaringan NII di Sumbari itu 1.157 orang.</p>
<p>&#8220;Data dari Mabes Polri itu 1.125 orang. Lalu, dilakukan penelusuran, didapat jumlah pengikut NII di Sumbar itu 1.157 orang,&#8221; ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022).</p>
<p>Artinya, kata Teddy, ada selisih 32 orang antara data Polda Sumbar dan Mabes Polri terkait jumlah pengikut NII tersebut.</p>
<p>Namun, lanjut Teddy, dari 1.157 pengikut NII itu, tujuh di antaranya sudah meninggal dunia. &#8220;Ada tujuh meninggal dunia, bukan kerena penegakkan hukum, tapi sudah takdir meninggal dunia, dan ada 16 orang sudah diamankan Densus 88,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sisa 1.134 orang lagi, kata Teddy, juga telah mencabut baiat massal, dengan rincian sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>391 orang cabut baiat di Dharmasraya</li>
<li>518 orang cabut baiat di Tanah Datar</li>
<li>225 orang cabut baiat di Limapuluh Kota</li>
</ul>
<p>Kemudian, meski telah mencabut baiat, Teddy berpesan kepada seluruh mereka yang telah kembali kepada NKRI, bahwa akan ada pembinaan dan pengawasan serta monitoring secara bersama-sama dengan stakeholder dan juga elemen bangsa.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/semua-pengikut-jaringan-nii-di-sumbar-telah-cabut-baiat/">Semua Pengikut Jaringan NII di Sumbar Telah Cabut Baiat</a></strong></p>
<p>&#8220;Tugas kita para stakeholder tidak selesai sampai di sini, kita tetap memiliki tanggung jawab moral. Kita harus menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menangkal segala bentuk paham radikal yang merongrong kesaktian Pancasila dan mengganggu keutuhan NKRI,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8220;Itu menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama seluruh elemen bangsa,&#8221; sambung Teddy.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/data-polda-sumbar-7-dari-1-157-pengikut-nii-di-sumbar-telah-meninggal/">Data Polda Sumbar: 7 dari 1.157 Pengikut NII di Sumbar Telah Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155652</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semua Pengikut Jaringan NII di Sumbar Telah Cabut Baiat</title>
		<link>https://langgam.id/semua-pengikut-jaringan-nii-di-sumbar-telah-cabut-baiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 10:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Baiat Massal]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[NII Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=155648</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polda Sumbar melaporkan bahwa semua pengikut Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) telah mencabut baiat. Langgam.id &#8211; Kopolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) melaporkan bahwa semua pengikut Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar telah mencabut baiat. Kapolda Sumbar, Ijren Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, bahwa hari ini, Kamis (12/5/2022) telah digelar cabut baiat massal mantan anggota jaringan NII di Kantor Bupati Limapuluh Kota. &#8220;Tenggat waktu yang kita berikan itu 20 Mei. Alhamdulillah, sebelum tenggat waktu, semua sudah cabut baiat,&#8221; ujar Teddy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022). Menurut Teddy, berdasarkan data hasil penelusuran Polda</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/semua-pengikut-jaringan-nii-di-sumbar-telah-cabut-baiat/">Semua Pengikut Jaringan NII di Sumbar Telah Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polda Sumbar melaporkan bahwa semua pengikut Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) telah mencabut baiat.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kopolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) melaporkan bahwa semua pengikut Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar telah mencabut baiat.</p>
<p>Kapolda Sumbar, Ijren Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, bahwa hari ini, Kamis (12/5/2022) telah digelar cabut baiat massal mantan anggota jaringan NII di Kantor Bupati Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Tenggat waktu yang kita berikan itu 20 Mei. Alhamdulillah, sebelum tenggat waktu, semua sudah cabut baiat,&#8221; ujar Teddy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022).</p>
<p>Menurut Teddy, berdasarkan data hasil penelusuran Polda Sumbar, jumlah anggota NII di Sumbar mencapai 1.157 orang. &#8220;Artinya, ada penambahan 32 orang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lalu, dari 1.157 orang itu, kata Teddy, 391 orang telah cabut baiat di Dharmasraya. Kemudian, 518 orang cabut baiat di Tanah Datar, dan hari ini, 225 orang cabut baiat di Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Seluruhnya yang sudah cabut baiat itu 1.134 orang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kemudian, sisanya, lanjut Teddy, 16 orang sudah ditangkap Densus 88 dan ada tujuh orang dilaporkan telah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Yang meninggal dunia ini bukan karena penegakkan hukum. Tapi, memang sudah takdinya meninggal dunia,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/518-orang-lagi-pengikut-nii-dari-7-wilayah-sumbar-cabut-baiat/">518 Orang Lagi Pengikut NII dari 7 Wilayah Sumbar Cabut Baiat</a></strong></p>
<p>Teddy juga mengucapkan terima kasih apresiasi yang setinggi tingginya seluruh anggota NII yang telah sadar tanpa dipaksa paksa menyatakan setianya kepada NKRI.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/semua-pengikut-jaringan-nii-di-sumbar-telah-cabut-baiat/">Semua Pengikut Jaringan NII di Sumbar Telah Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</title>
		<link>https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 10:19:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154936</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ketua DPRD Sumbar menilai persoalan NII belum tuntas dengan hanya 391 orang cabut baiat. Langgam.id &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar), Supardi meminta pemerintah daerah untuk mencari akar persoalan terlibatnya masyarakat dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Pernyataan itu menanggapi terkait 391 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022). Adanya pengikut NII yang cabut baiat, Supardi mengapresiasi kepolisian dan pemerintah daerah, karena hal itu menjadi bukti bahwa doktrin</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/">391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ketua DPRD Sumbar menilai persoalan NII belum tuntas dengan hanya 391 orang cabut baiat.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar), Supardi meminta pemerintah daerah untuk mencari akar persoalan terlibatnya masyarakat dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).</p>
<p dir="ltr">Pernyataan itu menanggapi terkait 391 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Adanya pengikut NII yang cabut baiat, Supardi mengapresiasi kepolisian dan pemerintah daerah, karena hal itu menjadi bukti bahwa doktrin yang dilakukan NII kepada masyarakat tidak kuat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sehingga, dengan sentuhan yang bijak, <em>Alhamdulillah</em> mereka bisa kembali lagi ke Ibu Pertiwi, ke NKRI,&#8221; ujar Supardi kepada <em>langgam.id</em> di Gedung DPRD Sumbar, Kamis (28/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Persoalan NII, lanjut Supardi, tentu saja tidak hanya sampai 391 orang itu cabut baiat, namun harus dituntaskan. Pemerintah, sebut Supardi, harus mencari akar persoalan mengapa masyarakat mempunyai pemahaman seperti NII tersebut.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah, lanjut Supardi, tidak boleh lengah, sebab kalau lengah, maka bisa saja muncul semacam NII lainnya di daerah kabupaten kota lain.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ini cukup menjadi pelajaran, bahwa masyarakat masih rentan terhadap isu dan provokasi yang itu sesungguhnya merugikan semuanya,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara, untuk masyarakat yang belum cabut baiat, Supardi yakin hal itu hanya masalah waktu saja. Kedepan pemerintah harus melibatkan tokoh ulama seperti MUI dalam mencarikan solusi terhadap NII ini. Pemerintah harus melakukan pembinaan kepada masyarakat.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Pemerintah harus melibatkan tokoh ulama, pemerintah harus melakukan pembinaan karena isunya negara Islam, ranah ulama, maka dilakukan oleh ustadz dan buya,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/">391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</title>
		<link>https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 09:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengamat terorisme, Zaim Rais turut mengomentari adanya pengikut NII yang cabut baiat di Dharmasraya. Langgam.id &#8211; Pengamat terorisme yang juga mantan Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatra Barat (Sumbar), Zaim Rais menanggapi terkait 391 pengikut Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan cabut baiat di Dharmasraya. Zaim mengaku tambah bingung dengan adanya 391 pengikut NII yang cabut baiat dan mengucapkan sumpah setia ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Padahal, kata Zain, sebelumnya polisi menyebut ada 1.125 orang warga Sumbar terlibat NII. &#8220;Kalau kemaren diinformasikan ada 300-an yang menyatakan cabut baiat, maka ini tambah membingungkan lagi, apa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengamat terorisme, Zaim Rais turut mengomentari adanya pengikut NII yang cabut baiat di Dharmasraya.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pengamat terorisme yang juga mantan Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatra Barat (Sumbar), Zaim Rais menanggapi terkait 391 pengikut Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan cabut baiat di Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">Zaim mengaku tambah bingung dengan adanya 391 pengikut NII yang cabut baiat dan mengucapkan sumpah setia ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p dir="ltr">Padahal, kata Zain, sebelumnya polisi menyebut ada 1.125 orang warga Sumbar terlibat NII.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau kemaren diinformasikan ada 300-an yang menyatakan cabut baiat, maka ini tambah membingungkan lagi, apa benar ini asalnya sebanyak 1.125, saya tidak langsung bisa percaya, karena kita harus bertolak dari fakta riil di lapangan, apa iya ada, siapa pemimpinnya, apa afiliasinya? Harus jelas,&#8221; ujar Zaim kepada langgam.id, Kamis (28/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Harusnya, lanjut Zaim, Polri menyampaikan data lebih lanjut terkait keberadaan seribuan anggota NII di Sumbar. Selain itu, dia juga mendorong pemerintah daerah untuk membentuk tim yang terdiri dari akademisi untuk melacak keberadaan anggota NII itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Meski demikian, saya tidak menolak kemungkinan adanya orang yang menjadikan Islam sebagai ideologi, itu ada di mana saja. Kita kan sekarang didukung oleh teknologi informasi. Dengan itu, kontak dan komunikasi orang tidak lagi dibatasi oleh antar atau intra-provinsi, tapi bahkan bisa internasional,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sumbar, sebut Zaim, belum pernah memiliki track record sebagai basis gerakan NII. Memang pada awal kemerdekaan di Sumbar muncul Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan itu bukan gerakan pemberontakan.</p>
<p dir="ltr">PDRI adalah kepada perpanjangan tangan pemerintahan RI, sedangkan PRRI lebih kepada menuntut pada otonomi. Sumbar tidak pernah punya track record, tidak punya sejarah, menjadi basis gerakan berbasis Islam. Meski dulu Masyumi pernah besar di Sumbar, tapi itu adalah nasionalis.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a></strong></p>
<p dir="ltr">Dia juga hampir menjalani semua daerah di 19 kota/kabupaten. Selama ini tidak ada informasi bahwa di daerah tertentu ada basis gerakan semacam NII.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mungkin yang ada selama ini adalah HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), tapi HTI beda haluannya dengan NII,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Sebut Anggota NII di Sumbar Korban Penyesatan Ideologi</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-sebut-anggota-nii-di-sumbar-korban-penyesatan-ideologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 04:28:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Densus 88 Sebut Anggota NII di Sumbar Korban Penyesatan Ideologi Langgam.id &#8211; Kepala Detasamen Khusus (Densus) Irjen Marthinus Hukom mengatakan anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) merupakan korban dari penyesatan ideologi. Hal ini disampaikan saat 363 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya yang mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022). &#8220;Menempatkan mereka sebagai korban bukan berarti mereka bukan tersangka, menempatkan mereka sebagai korban adalah pendekatan soft aproach, dimana yang harus kita ubah cara berpikir</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-sebut-anggota-nii-di-sumbar-korban-penyesatan-ideologi/">Densus 88 Sebut Anggota NII di Sumbar Korban Penyesatan Ideologi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Densus 88 Sebut Anggota NII di Sumbar Korban Penyesatan Ideologi</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> <strong>&#8211;</strong> Kepala Detasamen Khusus (Densus) Irjen Marthinus Hukom mengatakan anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) merupakan korban dari penyesatan ideologi.</p>
<p>Hal ini disampaikan saat 363 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya yang mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022).</p>
<p>&#8220;Menempatkan mereka sebagai korban bukan berarti mereka bukan tersangka, menempatkan mereka sebagai korban adalah pendekatan soft aproach, dimana yang harus kita ubah cara berpikir yang selama ini terkontaminasi paham radikal,&#8221; kata Marthinus.</p>
<p>Dia melanjutkan, bahwa mereka yang masuk NII merupakan korban dari ketidakpahaman mereka terhadap ideologi dan pergerakan NII.</p>
<p>Dia mengatakan pada dasarnya dia respect terhadap masyarakat, kemudian tokoh agama, tokoh adat, dan pemerintah daerah. Semua pihak harus bekerjasama dalam melakukan penyadaran kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita sama-sama bangkit melakukan penyadaran kepada mereka, karena dengan memberikan pemahaman yang lebih kongret, mereka akan lebih sadar bahwa mereka terbawa oleh suatu kelompok yang berbeda pemahamannya dari masyarakat mainstream,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat yang telah mencabut baiat tersebut. Masyarakat harus terus disadarkan agar meningkat terus cinta NKRI karena merupakan ketahanan sosial.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ulitimatum-para-pengikut-nii-kapolda-sumbar-segera-cabut-baiat-jika-tidak-akan-ditindak/">Ulitimatum Para Pengikut NII, Kapolda Sumbar: Segera Cabut Baiat, Jika Tidak Akan Ditindak</a></strong></p>
<p>Menurut dia pemahaman radikal tidak hanya ada di Sumbar tetapi juga ditemukan dari daerah lainnya di Indonesia. Sementara di Sumbar sendiri sudah 16 orang yang ditangkap terkait pemahaman radikal dan saat ini ditahan di Mabes Polri.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-sebut-anggota-nii-di-sumbar-korban-penyesatan-ideologi/">Densus 88 Sebut Anggota NII di Sumbar Korban Penyesatan Ideologi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154917</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Padang Bakal Bentuk Satgas Anti Radikalisme Cegah Masuknya Paham NII</title>
		<link>https://langgam.id/kota-padang-bakal-bentuk-satgas-anti-radikalisme-cegah-masuknya-paham-nii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 01:27:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Paham Radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154911</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Padang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kota Padang Bakal Bentuk Satgas Anti Radikalisme Cegah Masuknya Paham NII Langgam.id &#8211; Kota Padang bakal membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Radikalisme untuk mencegah masuknya paham kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Salah satu perannya, menyatukan program-program organisasi masyarakat (Ormas) Islam. Hal itu menjadi poin penting dalam rapat Wali Kota Padang Hendri Septa, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Ormas di Kota Padang. Rapat melahirkan sejumlah kesepatan dalam menangkal penyebaran NII atau segala bentuk paham radikalisme di Kota Padang. Pemko juga bakal mencanangkan gerakan anti radikalisme yang dihadiri semua pihak.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kota-padang-bakal-bentuk-satgas-anti-radikalisme-cegah-masuknya-paham-nii/">Kota Padang Bakal Bentuk Satgas Anti Radikalisme Cegah Masuknya Paham NII</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Padang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kota Padang Bakal Bentuk Satgas Anti Radikalisme Cegah Masuknya Paham NII</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kota Padang bakal membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Radikalisme untuk mencegah masuknya paham kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Salah satu perannya, menyatukan program-program organisasi masyarakat (Ormas) Islam.</p>
<p>Hal itu menjadi poin penting dalam rapat Wali Kota Padang Hendri Septa, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Ormas di Kota Padang.</p>
<p>Rapat melahirkan sejumlah kesepatan dalam menangkal penyebaran NII atau segala bentuk paham radikalisme di Kota Padang. Pemko juga bakal mencanangkan gerakan anti radikalisme yang dihadiri semua pihak.</p>
<p>&#8220;Kita berharap, semua unsur di Kota Padang selalu waspada. Sepakat bersama-sama mencegah dan menyuarakan ke masyarakat terutama generasi muda akan bahaya paham NII dan sejenisnya,&#8221; kata Hendri Septa, Rabu (27/4/2022).</p>
<p>Petugas RT (Rukun Tetangga) diminta memeriksa semua tamu yang datang ke lingkungan masyarakat masing-masing. Lebih jauh, pihaknya juga akan melakukan tindakan intens, termasuk mengumpulkan para dai, ulama dan unsur terkait lainnya.</p>
<p>Pemko Padang menilai, gerakan NII yang dibentuk Sekarmaji Marijan Kartosuwi pasca kemerdekaan silam kini kembali mencoba menampakkan kukunya di Tanah Air. Salah satu wilayah yang disasar, yakni Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>Laporan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri baru-baru ini mengungkap, kelompok NII di Wilayah Sumbar memiliki 1.125 anggota yang mayoritas berpusat di Kabupaten Dharmasraya dan Tanah Datar.</p>
<p>Kepastian jumlah itu diketahui dari pernyataan 16 tersangka anggota kelompok NII yang ditangkap oleh polisi di Sumbar. Keberadaannya, sebut Wako, menjadi ancaman serius saat ini.</p>
<p>Kelompok terlarang NII ditengarai memiliki tujuan menjadikan Republik Indonesia sebagai negara teokrasi dengan agama Islam sebagai dasar negara. Ajaran tersebut diyakini bisa merusak keutuhan NKRI karena tidak sesuai dengan UUD 1945 dan ideologi Pancasila.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a></strong></p>
<p>Pemko Padang bersama unsur Forkopimda dan Ormas Islam, bundo kanduang, LKAAM serta unsur terkait lainnya sepakat melindungi dan membebaskan Kota Padang dari segala bentuk paham radikalisme.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kota-padang-bakal-bentuk-satgas-anti-radikalisme-cegah-masuknya-paham-nii/">Kota Padang Bakal Bentuk Satgas Anti Radikalisme Cegah Masuknya Paham NII</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ulitimatum Para Pengikut NII, Kapolda Sumbar: Segera Cabut Baiat, Jika Tidak Akan Ditindak</title>
		<link>https://langgam.id/ulitimatum-para-pengikut-nii-kapolda-sumbar-segera-cabut-baiat-jika-tidak-akan-ditindak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 14:20:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII]]></category>
		<category><![CDATA[NII Cabut Baiat]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kapolda Sumbar meminta para pengikut BII segera cabut baiat, jika tidak akan ditindak. Langgam.id &#8211; Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa meminta anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang belum cabut baiat agar segera menyusul mencabut baiat mereka. Jika tidak, maka akan dilakukan penegakkan hukum yang tegas. &#8220;Lebih kurang 400 orang saudara-saudara kita yang terpapar aliran NII, bertentangan dengan bangsa, aliran radikalisme, menyatakan cabut baiat, semua sudah saksikan mereka cabut baiat,&#8221; ujar Teddy di Dharmasraya, Rabu (27/4/2022). Kemudian, bagi anggota NII yang lain, Teddy berharap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, terutama di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ulitimatum-para-pengikut-nii-kapolda-sumbar-segera-cabut-baiat-jika-tidak-akan-ditindak/">Ulitimatum Para Pengikut NII, Kapolda Sumbar: Segera Cabut Baiat, Jika Tidak Akan Ditindak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kapolda Sumbar meminta para pengikut BII segera cabut baiat, jika tidak akan ditindak.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa meminta anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang belum cabut baiat agar segera menyusul mencabut baiat mereka. Jika tidak, maka akan dilakukan penegakkan hukum yang tegas.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Lebih kurang 400 orang saudara-saudara kita yang terpapar aliran NII, bertentangan dengan bangsa, aliran radikalisme, menyatakan cabut baiat, semua sudah saksikan mereka cabut baiat,&#8221; ujar Teddy di Dharmasraya, Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Kemudian, bagi anggota NII yang lain, Teddy berharap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, terutama di bulan Ramadan agar segera menyusul cabut baiat.</p>
<p dir="ltr">Polda Sumbar, lanjut Teddy, memberikan kesempatan cabut baiat paling lama 20 Mei 2022. &#8220;Bertepatan dengan hari kebangkitan nasional, seluruhnya harus cabut baiat yang telah terekpose 1.125 orang, seluruhnya harus cabut baiat, kalau masih ada yang belum cabut baiat, maka saya terapkan penegakan hukum negara, sekeras-kerasnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan Teddy, pihaknya sepakat menerapkan itu bersama Densus 88 Antiteror, Danrem, dan unsur pemerintah daerah. NKRI adalah harga mati dan Pancasila harus dijunjung tinggi.</p>
<p dir="ltr">Ancaman NII, lanjut Teddy, bisa menciptakan situasi di-stabilitas dan meresahkan masyarakat. Teror dalam bentuk dan eskalasi apa pun itu meresahkan masyarakat, apalagi ini musim lebaran.</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya, 391 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya telah mengikuti acara cabut baiat massal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-363-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, 363 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a></strong></p>
<p dir="ltr">Sementara, berdasarkan rilis oleh Mabes Polri diketahui ada sebanyak 1.125 orang di Sumbar terpapar dengan kelompok NII. Sedangkan yang melakukan baiat belum sebanyak itu.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ulitimatum-para-pengikut-nii-kapolda-sumbar-segera-cabut-baiat-jika-tidak-akan-ditindak/">Ulitimatum Para Pengikut NII, Kapolda Sumbar: Segera Cabut Baiat, Jika Tidak Akan Ditindak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154888</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</title>
		<link>https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 11:14:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154876</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: 363 mantan anggota NII Dharmasraya cabut baiat dan kembali sumpah setia pada NKRI. Langgam.id &#8211; Sebanyak 363 mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat massal dan kembali bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022). Dalam kegiatan itu, tampak dihadiri oleh warga yang diduga mantan anggota kelompok NII. Mereka terdiri dari orang dewasa pria dan wanita, bahkan anak-anak. Dalam kegiatan, mereka mengenakan ikat kepala merah putih sebagai tanda sumpah setia kepada NKRI. Dalam acara cabut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: 363 mantan anggota NII Dharmasraya cabut baiat dan kembali sumpah setia pada NKRI.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 363 mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat massal dan kembali bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Dalam kegiatan itu, tampak dihadiri oleh warga yang diduga mantan anggota kelompok NII. Mereka terdiri dari orang dewasa pria dan wanita, bahkan anak-anak. Dalam kegiatan, mereka mengenakan ikat kepala merah putih sebagai tanda sumpah setia kepada NKRI.</p>
<p dir="ltr">Dalam acara cabut baiat itu, salah seorang di antara warga membacakan sumpah dan diikuti oleh ratusan lainnya. Mereka menyatakan akan mengakui Pancasila, tidak bertentangan dengan syariat Islam, setia pada UUD 1945, dan setia kepada NKRI.</p>
<p dir="ltr">Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah mengatakan, pihaknya mencatat ada 363 anggota kompok NII mengikut pencabutan baiat. Jumlah yang terdata itu merupakan hasil penyelidikan oleh Diskrimsus Mabes Polri di Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jumlah warga yang mengikuti baiat hari ini merupakan hasil penyelidikan Diskrimsus Mabes Polri yang terdata sebanyak 363 orang,&#8221; ujar Nurhadiansyah, Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, pasca penangkapan terduga teroris pada bulan Maret 2022 lalu, sangat banyak warga Dharmasraya yang datang melapor ke Polres Dharmasraya. Mereka melapor karena kebingungan, sebab ada 12 orang yang ditangkap itu adalah anggota yang aktif mengikuti pengajian.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bahkan, warga kami mengaku tidak tahu kalau itu kelompok NII, kami bersama bupati sempat berpikir mereka juga korban dari penyesatan pikiran NII ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Adanya baiat massal kembali ke NKRI ini, kata Nurhadiansyah, keresahan warga itu terjawab sudah. Sementara, menurutnya, juga masih tersisa beberapa orang lagi yang belum ikut baiat dan pihaknya akan mengajak mereka cabut baiat nantinya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, atas nama pemerintahan daerah memyampaikan bahwa kegiatan baiat ini untuk mengajak masyarakat kembali setia ke NKRI.</p>
<p dir="ltr">Kedepannya, Sutan Riska berharap warga lebih selektif lagi dalam mengikuti kegiatan, agar dapat meningkatkan tatanan kehidupan bernegara serta memingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/">Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami berharap semangat bagi kita untuk membangun Dharmasraya dan Indonesia, dengan rahmat dan ridho Allah,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Dharmasraya – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</title>
		<link>https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 09:40:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Diduga kelompok Jaringan Teroris NII di Dharmasraya, sebut Pancasila Tagut. Langgam.id &#8211; Detasemen Khsusus (Densus) 88 Anti Teror telah menangkap 16 anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Kemudian, disebutkan ada sekitar 1.125 orang di Sumbar yang diduga masuk dalam jaringan tersebut. Data polisi, seribuan orang yang diduga masuk dalam jaringan teroris itu tersebar di Tanah Datar dan Dharmasraya, salah satunya Suparman (52). Menurut Suparman, ia memang sempat bergabung dengan salah satu kelompok pengajian sekitar tahun 2015. Kemudian, tahun 2016 ia memutuskan untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/">Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Diduga kelompok Jaringan Teroris NII di Dharmasraya, sebut Pancasila Tagut.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Detasemen Khsusus (Densus) 88 Anti Teror telah menangkap 16 anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Kemudian, disebutkan ada sekitar 1.125 orang di Sumbar yang diduga masuk dalam jaringan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Data polisi, seribuan orang yang diduga masuk dalam jaringan teroris itu tersebar di Tanah Datar dan Dharmasraya, salah satunya Suparman (52).</p>
<p dir="ltr">Menurut Suparman, ia memang sempat bergabung dengan salah satu kelompok pengajian sekitar tahun 2015. Kemudian, tahun 2016 ia memutuskan untuk keluar dari pengajian itu, karean merasa janggal dengan kajian yang disampaikan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Awalnya saya bergabung karena belajar tentang agama, kalau kita dibawa ke agama siapa yang tidak mau? Kalau dibawa merampok baru kita tidak mau,&#8221; ujar Suparman saat ditemui di Nagari Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Salah satu hal yang mendorong keluar dari pengajian, kata Suparman, karena isi kajian mulau meronron ke dasar negara, Pancasial.</p>
<p dir="ltr">Bahkan, lanjut Suparman, dalam kajian kelompok itu, Pancasila disebut Tagut, dan pengajian itu juga kerap mengkritik pemerintah dan Negara Kesatauan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p dir="ltr">Jadi, sebut Suparman, pengajian yang ia ikuti itu telah melenceng dari sebelumnya tentang tauhid dalam Islam. Bahkan, Suparman juga sempat membawa keluarganya untuk bergabung. Namun, menyatakan berhenti setelah pemikiran mereka menyerang Pancasila.</p>
<p dir="ltr">Meskipun telah keluar sejak lima tahun yang lalu dari pengajian, kata Suparman, namanya masih tercatat sebagai anggota. &#8220;Kalau saya punya jiwa patriot, saya asli Jawa, tidak bisa saya lepas itu, saya kalau soal berapa orang waktu itu tidak tahu karena saya belum sempat terlalu dalam,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Diceritakan Suparman, awalnya ia ikut pengajian itu karena diajak seseorang bernama Arif. Di awal, ia mengaku diajarkan bagaimana inti ajaran Islam. Namun, lama-kelamaan, mereka mulai mengajarkan bahwa Pancasila Tagut.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, cara berdakwah kelompok itu, lanjut Suparman, dilakukan secara <em>door to door</em>. Awalnya, diajarkan soal tauhid, sekitar satu tahun mulai mengajarkan terkait politik dan Pancasila Tagut.</p>
<p dir="ltr">Suparman mengaku juga tidak tahu siapa yang membawa ajaran itu ke Dharmasraya. &#8220;Awalnya kita duduk-duduk, lalu dia datang tanya-tanya bagaimana agama kamu? Kira kira kita mau dak? Mereka mengajarkan mendalami agama supaya taat ibadahnya, tau dengan hukum agama, cuman setelah satu tahun kok malah dibelokkan ke sini, masalah mengkritik pemerintahan malah yang ada,&#8221; sebutnya.</p>
<p dir="ltr">Lalu, terkait tuduhan Mabes Polri bahwa kelompoknya bernama NII, Suparman mengaku tidak pernah mengetahui nama itu. Selama pengajian, ia tidak mendengar bahwa kelomponya bernama NII.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, menurut Suparman, dalam kegiatan tersebut baru soal pikiran saja yang mengarah pada radikalisme dan belum sampai pada tindakan tertentu.</p>
<h3 dir="ltr">Cabut Baiat Mantan Anggota NII</h3>
<p dir="ltr">Detasamen Khusus Antiteror  juga bakal mengelar cabut masal baiat mantan anggota NII dan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Rabu (27/4/2022) sore. Acara diikuti oleh sekitar 300 lebih anggota yang dituduh NII.</p>
<p dir="ltr">Adanya kegiatan itu, Suparman mengaku senang dengan adanya kegiatan ini karena hal itu juga akan membersihkan nama baiknya. Sebab sebelumnya sejak keluar pada tahun 2016 dia tidak tahu mengadu kemana akan mengadu untuk membersihkan namanya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya sangat setuju dengan acara baiat kembali ke NKRI ini, dengan begitu nama saya bisa dibersihkan karena selama lima tahun saya tidak tahu mau mengadu kemana,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya, Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII dim Sumbar mencapai 1.125 orang.</p>
<p dir="ltr">Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi pers Senin (11/4/2022).</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/polisi-sebut-nii-sumbar-gunakan-golok-untuk-gulingkan-rezim-lkaam-mustahil/">Polisi Sebut NII Sumbar Gunakan Golok untuk Gulingkan Rezim, LKAAM: Mustahil</a></strong></p>
<p dir="ltr">Khusus di Sumbar, kata Ramdhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang. Anggota mencapai 1.125 anggota di Sumbar. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Dharmasraya – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/">Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154858</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/88 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-13 05:46:10 by W3 Total Cache
-->