Sumbar Bakal Perkuat Kerjasama dengan Kerajaan Saudi di 4 Bidang

Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Selain KEK Mandeh, juga akan ditawarkan potensi energi baru dan terbarukan.

Seorang wisatawan berswafoto di Puncak Mandeh, Pesisir Selatan. (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, berkomitmen untuk memperkuat kerjasama antara Pemprov Sumbar dengan Kerajaan Arab Saudi.

Hal ini disampaikan Mahyeldi usai bertemu dengan Wakil Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Sugiri Suparwan, di Kantor Kedubes RI di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (30/3/2024).

“Banyak peluang investasi yang bisa dikerjasamakan Pemprov Sumbar dengan Kerajaan Arab Saudi,” ungkap Mahyeldi dalam keterangannya.

Kerjasama yang ingin diperkuat Sumbar dengan Saudi meliputi, bidang pendidikan dengan pertukaran pelajar, beasiswa, dan pengembangan kurikulum. Kemudian bidang pariwisata dengan romosi wisata halal dan wisata religi.

Selanjutnya, di bidang perdagangan yakni dengan ekspor produk unggulan Sumbar seperti kopi, rendang, dan tenun. Dan bidang pertambangan, dengan membuka peluang investasi di sektor pertambangan seperti batu bara dan emas.

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa kerjasama ini akan segera ditindaklanjuti, dengan sektor pendidikan sebagai fokus awal.

Wakil Dubes Sugiri Suparwan menyambut baik rencana kerjasama ini. Ia mengatakan bahwa banyak perguruan tinggi di Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Arab Saudi.

“Kerjasama ini membuka peluang beasiswa penuh dari Kerajaan Arab Saudi bagi mahasiswa Sumbar,” jelas Sugiri.

Kedubes RI di Riyadh juga berencana mengadakan pameran produk-produk Indonesia di Riyadh pada bulan November 2024. Sugiri berharap Pemprov Sumbar dapat berpartisipasi dalam pameran ini.

“Pameran ini bisa menjadi pembuka jalan untuk kerjasama yang lebih besar antara Sumbar dan Saudi,” kata Sugiri.

Kerjasama antara Sumbar dan Saudi diharapkan dapat meningkatkan investasi, perdagangan, dan hubungan budaya antara kedua pihak. (*/Fs)

Baca Juga

Diskusi publik bertajuk "Dari Hulu ke Hilir, Refleksi Kejahatan Ekologis di Sumatra Barat" di Lelucon Space Cafe, Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Bencana Ekologis Sumbar, Negara Dinilai Lalai Lindungi Lingkungan
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan. (Dok. Istimewa)
Sambut Hari Jadi Kota Padang, Pemko Hapus Denda Retribusi Pedagang Pasar hingga Diskon Belanja Besar-besaran
Epistemicide di Jalan Tol
Epistemicide di Jalan Tol
Korban kecelakaan truk masuk jurang Kelok Sembilan saat menjalani perawatan medis. (Dok. Istimewa)
Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin
Pengisian BBM di Tanah Datar
Distribusi BBM di Sumbar Tersendat, Dinas ESDM Sebut Macet Sitinjau Lauik dan Lembah Anai Jadi Biang Kerok
Jalan Padang-Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai mulai lancar setelah berakhirnya sistem buka tutup pada Sabtu (4/7/2026) sore. (Dok. Istimewa)
Jalur Lembah Anai Kembali Lancar, Sistem Buka Tutup Jalan Padang-Bukittinggi Berakhir