7 Titik Panas Terdeteksi di Sumbar, Semuanya di Dharmasraya

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mendeteksi kemunculan enam titik api atau hotspot di sejumlah wilayah di Sumbar.

Ilustrasi. [foto: pixabay.com]

Langgam.id – Sebanyak tujuh titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) hingga Minggu (23/8/2026) pukul 11.00 WIB. Semua titik panas itu berada di Kabupaten Dharmasraya.

Prakirawan BMKG Minangkabau, Jeni Adrian mengatakan, tujuh titik panas itu terdeteksi melalui pemantauan satelit. Titik tersebut masuk kategori kuning dalam sistem pemantauan.

“Hingga pukul 11.00 WIB tanggal 23 Agustus 2026 ini, terdeteksi hanya tujuh titik api di wilayah Sumatra Barat,” kata Jeni kepada Langgam.id Minggu (23/8/2026).

Kata Jeni, titik panas mulai terdeteksi pada dini hari. Data BMKG menunjukkan hotspot muncul sekitar pukul 01.51 WIB.

Meski begitu, BMKG belum bisa memastikan apakah lokasi titik panas itu kawasan hutan atau ladang masyarakat.

“Kepastian mengenai kondisi di lapangan membutuhkan pengecekan lebih lanjut,” katanya.

Menurutnya, keberadaan titik panas tidak secara otomatis menunjukkan telah terjadi kebakaran. Titik panas merupakan hasil deteksi anomali suhu dari pemantauan satelit.

Karena itu, BMKG terus memantau perkembangan titik panas di wilayah Sumbar. Masyarakat juga diminta tidak langsung panik dengan adanya informasi tersebut.

“Tidak perlu panik atau cemas, tetap pantau informasi resmi dari BMKG,” tuturnya. (ICA)

Baca Juga

Jejak 30 Tahun Aset Daerah di Balik Mega Proyek Pemprov Sumbar - ARP-PIP
Jejak 30 Tahun Aset Daerah di Balik Mega Proyek Pemprov Sumbar – ARP-PIP
doa ketika hujan
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumbar 29 September-1 Oktober, 7 Daerah Level Siaga
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul. (Dok. Pribadi)
Pendidikan Sumbar Butuh Perda yang Bekerja, Bukan Sekadar Pasal
Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu-Senin
Sumbar Diprediksi Masuk Puncak Hujan November-Desember