Langgam.id – Curah hujan di Sumatra Barat (Sumbar) mulai menunjukkan peningkatan menjelang Oktober 2026. Kondisi ini terutama terlihat dari akumulasi hujan di sejumlah wilayah Sumbar bagian barat.
Ketua Tim Publikasi dan Diseminasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha mengatakan, awal musim hujan di wilayah Sumbar bagian barat belum terlihat secara tegas. Namun, secara akumulasi, tren curah hujan mulai meningkat menjelang Oktober.
“Untuk Sumbar di bagian barat tidak secara jelas terjadi awal musim hujan, namun secara akumulasi trennya memang mulai meningkat menjelang Oktober,” kata Yudha, Jumat (25/9/2026).
Sementara itu, wilayah Sumbar bagian timur diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir September hingga awal Oktober.
Menurut Yudha, peningkatan curah hujan tersebut diprakirakan berlanjut hingga memasuki periode puncak hujan.
“Bulan November-Desember diprakirakan merupakan puncak hujan yang selanjutnya akan terus bertahan hingga Maret,” ujarnya.
Seiring meningkatnya curah hujan menuju akhir tahun, Yudha mengingatkan masyarakat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi.
Imbauan tersebut menjadi penting karena hujan lebat masih berpotensi terjadi secara lokal di Sumbar. BMKG mencatat curah hujan hingga 94 milimeter per hari terjadi di Sumbar pada periode 21-23 September 2026. (WAN)






