Setandan Pisang dan Sarung ‘Dukungan’ untuk Kapolda Sumbar dari Solok

Setandan Pisang dan Sarung ‘Dukungan’ untuk Kapolda Sumbar dari Solok

Setandan pisang untuk Kapolda Sumbar dari Solok (ist)

PalantaLanggam – Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Fakhrizal menghadiri acara pembukaan “Berburu Hama Tanaman dengan Senapan Angin” di Kabupaten Solok, Minggu (25/8/2019). Kegiatan ini meru7 serangkaian memeriahkan HUT Kemerdekaanke-74.

Di sela-sela pembukaan, Fakhrizal mendapat kejutan dari masyarakat, petani dan pemangku adat Koto Sani Kabupaten Solok. Kejutan itu berupa “setandan pisang”.

Setandan Pisang itu, menurut masyarakat setempat, merupakan simbol penghormatan dan doa yang tulus, agar Kapolda tidak lelah membangun Sumbar.

“Kalau sekarang Kapolda, maka doa kami, esok bapak ikut Pilkada dan jadi Gubernur Sumbar,” pinta masyarakat.

Selain setandan pisang, diserahkan juga secara bersamaan sederet hasil alam Kota Solok dan Kabupaten solok untuk Kapolda Sumbar. Hal ini juga sebagai simbol doa masayarakat untuk Fakhrizal agar terus  bersama-sama.

“Bersama masyarakat dan petani nantinya, kalau jadi Gubernur,” sebut warga.

Dalam kesempatan itu, komunitas pengendali hama juga menyerahkan piagam penghargaan apresiasi kepada Kapolda Sumbar atas perhatian dan dukungan dalam Pengendalian Hama. Piagam diberikan Walinagari Koto Sani, Deswandi.

Tidak cukup di sana, Kapolda juga didaulat membuka acara simbolis dengan melepas Tembakan Metal Silluet oleh Kapolda Sumbar, Dir Intelkam, Kapolres Solok Kota, Kapolres Solok, Bupati Solok, Walikota Solok dan Ibu Ade Fahkrizal.

Usai menghadiri acara, Kapolda juga melihat lebih dekat pelayanan publik pengobatan gratis poliklinik Polres Solok Kota. Sebelum meninggalkan Solok, Kapolda disambut kalungan sarung pertanda dukungan dari LKAAM Kota Solok.

Lembaga Adat Solok, memberi dukungan kepada Kapolda, untuk terus mengawal Kamtibmas di Sumbar dan menjadikan Sumbar sebagai Provinsi yang maju. “Kami tumpangkan harapan kepada pak Kapolda,” kata Ketua LKAAM H. Rusli Khatib Sulaiman dan Ketua Bundo Kanduang Ayang Sitta Novembra.

Kapolda Fakhrizal didampingi istri, Ny Ade Fakhrizal yang sama-sama anak nagari Sumatera Barat itu mengaku haru, dengan tingginya sambutan masyarakat. Soal Pilkada dan maju Gubernur, Kapolda belum memberi jawaban. Padahal, dukungan sudah nyata.

Sebaliknya, Kapolda mengaku, sebagai pimpinan Polri di Sumbar, di tanah kelahiran dan kampung halaman tercinta, dia akan terus memberikan karya terbaik bagi masyarakat. “Memastikan negara hadir. Adapun Polri, adalah representasi dari Negara,” katanya.

Kapolda Fakhrizal, dikenal sebagai pemimpin yang peduli dengan Sumbar. Terutama di dunia olahraga, pendidikan, sosial dan keadilan.

Bukan hanya mendorong kegiatan komponen masyarakat saat jadi Kapolda, begitu Sumbar diguncang gempa 2009 lalu, Fakhrizal yang masih berpangkat Kombes Pol dan menjabat Dir Intelkam Polda Jambi juga turun langsung ke puing bangunan dan membantu para korban. (Inforial)

Baca Juga

LHKPN Kapolda Sumbar Tak Tercatat Sejak 2011, Pusako Unand Ingatkan Kewajiban Pejabat
LHKPN Kapolda Sumbar Tak Tercatat Sejak 2011, Pusako Unand Ingatkan Kewajiban Pejabat
Kapolda Sumbar Irjen Jawari
LHKPN KPK, Kapolda Sumbar Jawari Terakhir Lapor Kekayaan Tahun 2011
Pesan Djati untuk Jawari yang Jadi Kapolda Sumbar: Rangkul Tokoh Adat dan Agama di Ranah Minang
Pesan Djati untuk Jawari yang Jadi Kapolda Sumbar: Rangkul Tokoh Adat dan Agama di Ranah Minang
Jawari Resmi Jadi Kapolda Sumbar, Tiba di Mapolda Disambut Tari Gelombang
Jawari Resmi Jadi Kapolda Sumbar, Tiba di Mapolda Disambut Tari Gelombang
Tinggalkan Polda Sumbar, Irjen Djati Titip Tunggakan Perkara ke Penggantinya
Tinggalkan Polda Sumbar, Irjen Djati Titip Tunggakan Perkara ke Penggantinya
Irjen Jawari Disambut Sebagai Kapolda Sumbar yang Baru Besok di Mapolda
Irjen Jawari Disambut Sebagai Kapolda Sumbar yang Baru Besok di Mapolda