Serikat Pekerja Pertamina Tolak Rencana IPO PGE

Langgam.id - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Sumbagut menyatakan secara tegas menolak rencana Initial Public Offering (IPO) PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) karena dinilai menjadi jalan pintas para pemburu rente mencaplok perusahaan negara yang strategis bagi pemenuhan kebutuhan rakyat.

Ketua Serikat Pekerja Pertamina Wilayah Sumbagut, Rendy Saputra mengatakan, pihaknya dan seluruh federasi serikat pekerja Pertamina tidak menemukan urgensi dari rencana IPO selain untuk menjual aset kepada pihak swasta yang menguntungkan para pemburu rente.

Rendy menambahkan, selama ini PGE mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun, berbagai penghargaan juga terus diraih oleh PT PGE dengan tetap 100 persen milik Pertamina.

"Negara Indonesia memiliki kurang lebih 40 persen cadangan geothermal dunia dengan potensi cadangan 25.4 Giga Watt atau setara dengan 25.4 miliar Watt yang menjadikan Indonesia sebagai Negara pemilik cadangan terbesar di dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/2/2023).

"Sumber energy geothermal yang bersih, ramah lingkungan dan terbarukan sekaligus yang secara terus menerus disediakan oleh Tuhan melalui gunung-gunung api di seluruh wilayah Indonesia," sambung Rendy.

Sampai dengan Tahun 2022, kata Rendy, PT PGE memegang kuasa atas WKP Panas Bumi terbesar di Indonesia dengan total 13 Wilayah Kerja. Dengan kapasitas total PLTP di Indonesia sebesar 2.292 Mega Watt, sebanyak 82 persen berdiri di WKP milik PGE baik dengan skema operasi sendiri ataupun Joint Operation Contract.

Ia mengatakan, PT PGE sedang bekerja sama dengan banyak pihak sebagai lender strategis dan mendapatkan bunga pinjaman lunak seperti: World Bank dengan Fix Rate 0.5 persen per tahun selama 40 tahun plus Grace Priode 10 Tahun.

Kemduian JICA (Japan International Cooperation Agency) dengan Interest Rate sebesar 0.6 persen per tahun untuk tranche ke-1 dan sebesar 0,01 persen per tahun fix rate di tranche ke-2 dengan tenor4 0 Tahun plus Grace Periode 10 tahun serta masih banyak lagi yang lainnya.

"Kami secara tegas dengan ini menolak aksi korporasi yang melakukan privatisasi PT PGE melalui IPO dan menuntut penghentian semua upaya privatisasi seluruh unit usaha Pertamina," tegas Rendy.

Ia mengungkapkan Pertamina sebagai holding dengan penguasaan di sektor hulu migas mencapai 65 persen serta semua upaya efisiensi dan optimasi bisnis di bawah kepemimpinan Nicke Widyawati dan di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Sebagai Presiden RI sedang mengukir sejarah keuntungan tertinggi sepanjang sejarah dengan torehan laba tidak kurang dari 57 triliun di tahun 2022, bahkan di masa-masa pandemi dan krisis yang belum berakhir.

Rendy menyebutkan, FSPP sebagai induk organisasi yang beranggotakan 25 Serikat Pekerja di lingkungan PERTAMINA sesuai perannya dalam ikut menjaga kelangsungan bisnis Perusahaan dan tanggung jawab moral sebagai anak bangsa dalam kaitan menjalankan bisnis Perusahaan yang menguasai hajat hidup orang banyak.

"Kami secara tegas dengan ini menolak aksi korporasi yang melakukan privatisasi PT PGE melalui IPO dan menuntut penghentian semua upaya privatisasi seluruh unit usaha Pertamina serta dengan ini mendeklarasi situasi
darurat privatisasi atau swastanisasi Pertaminba dan afiliasi. Apa alasan yang membenarkan aset milik Negara menjadi bukan lagi milik Negara, lalu untuk dijual kepada swasta dan Asing?," kata dia.

Sementara dalam hal pendanaan investasi, PT PGE tidak pernah kesulitan mendapatkan mitra strategis dalam setiap proyek pengembangan bisnisnya termasuk sangat mudah dalam mendapatkan dana murah.

Menurut dia PT PGE telah dan sedang bekerja sama dengan banyak pihak sebagai lender strategis dan mendapatkan bunga pinjaman lunak. Adanya IPO ini hanya akan merugikan Pertamina sebagai BUMN energi nasional.

"Bagaimana tidak, nilai diharapkan dari IPO dengan pelepasan saham kepemilikan 25 persen hanya berkisar Rp9,7 triliun. Hal ini dilakukan di tengah semua kemudahan, di tengah semua pencapaian berbagai prestasi PT PGE," kata dia.

Ia mengatakan penolakan FSPP ini akan berlanjut dengan merencanakan berbagai upaya lanjutan termasuk bersiap siaga melakukan serangkaian rencana organisasi lainnya manakala gugatan atas rencana IPO ini masih tetap diloloskan.

"Kepada seluruh anggota FSPP di seluruh wilayah kerja Pertamina dari Sabang sampai Merauke, agar bersiap siaga untuk bersama FSPPB melakukan langkah-langkah organisasi lebih lanjut dalam menyikapi situasi ini sampai dengan aksi industrial tertinggi jika diperlukan," kata dia. (*/FS)

Tag:

Baca Juga

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok LPG dalam keadaan aman dan tersedia di Sumbar saat Idul Adha
Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg di Sumbar saat Idul Adha 1445 H
Harga pertamax turbo
Pertamina Sumbagut Jamin Stok BBM Aman di Sumbar selama Lebaran 2024
Pelita Air dan Pertamina Foundation menggalang sinergi untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dengan mengutamakan pemberdayaan
Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan, Pelita Air dan Pertamina Foundation Galang Sinergi
Kartu sembako
Pertamina Lakukan Transformasi Penyaluran LPG 3Kg, Pembeli Harus Pakai KTP/KK
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara memastikan stok BBM di Mentawai dalam keadaan aman. Kepastian itu pasca mendapat laporan
Pertamina Klaim Stok BBM di Mentawai Aman Pasca 2 Kapal Terseret Arus di Padang
Langgam.id - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut berdampak terhadap omzet 346 Pertashop yang ada di Sumatra Barat (Sumbar).
Omzet Ratusan Perthashop di Sumbar Turun Drastis di Tengah Harga BBM yang Makin Mahal