Langgam.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), blokir barcode kendaraan yang terindikasi melakukan transaksi menyimpang dan pemalsuan data kendaraan dalam pengisian BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, ratusan nomor polisi kendaraan telah dilakukan pemblokiran. Pengawasan ini dilakukan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
“Pertamina terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi melalui monitoring transaksi dan pemblokiran QR code kendaraan yang terindikasi melakukan transaksi anomali maupun pemalsuan data kendaraan,” kata Fahrougi, Kamis (21/5/2026)
Fahrougi menambahkan, sanksi pembinaan kepada sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sumbar yang ditemukan melakukan pelanggaran penyaluran BBM subsidi.
Ia menegaskan, Pertamina tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan maupun pelanggaran terkait distribusi BBM subsidi.
“Tidak ada toleransi dengan segala bentuk penyalahgunaan maupun pelanggaran terkait penyaluran BBM subsidi. Kita terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait,” katanya. (WAN)




