Sepesawat dengan Pasien Meninggal di M Djamil, 28 Penumpang Air Asia Dibekali Kartu HAC

BIM (Bandara Internasional Minangkabau) antisipasi pencegahan Penyebaran Virus Corona di Sumbar

Pintu Kedatangan Internasional di BIM (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Seorang penumpang dengan penerbangan Air Asia yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang telah dinyatakan meninggal dunia. Penumpang ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam mengantisipasi wabah Virus Corona (Covid-19).

Sebelumnya, almarhum mengalami gejala batu serta sesak nafas saat pemeriksaan di pintu kedatangan internasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) usai dari Malaysia. Setidaknya, terdapat 28 penumpang lain yang satu pesawat dengan almarhum.

Kepala Seksi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang, Ildansyah mengatakan, seluruh penumpang, yaitu sebanyak 28 orang telah diberikan kartu kewaspadaan, atau Health Alert Card (HAC).

“Penumpang kami berikan kartu kewaspadaan. Kemudian data diberikan ke Dinas Kesehatan Provinsi, itu namanya notifikasi. Hasil pemantauan dari kami, di serahkan ke wilayah (dinas kesehatan provinsi),” ujarnya saat dihubungi Langgam.id via telepon, Selasa (17/3/2020) malam.

Namun, Ildansyah tidak bisa mengungkapkan apakah seluruh penumpang satu pesawat dengan pasien yang meninggal masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP). Hal ini merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Provinsi.

“Statusnya ODP, Dinas Kesehatan yang menentukan, bentuk koordinasi begitu. 14 hari menjadi pemantauan wilayah dalam hal ini Dinas Kesehatan. Kami tugasnya di pintu masuk, mendeteksi. Kalau kita temukan gejala, segera menghubungi dinas kesehatan,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, video pemeriksaan seorang penumpang yang ditetapkan PDP ini sempat beredar di media sosial. Dalam video itu, tampak para petugas mengunakan pakaian hazmat dalam pemeriksaan.

Usai diperiksa, penumpang itu langsung dibawa menggunakan tandu Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan corona. Kemudian, dibawa mengunakan ambulans dan dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

Namun, setelah penanganan tim medis, pasien dinyatakan meninggal dunia, Senin (16/3/2020) sekitar pukul 21.10 WIB. Penanganan jenazah pasien pun diberlakukan sesuai SOP untuk mengantisipasi wabah Virus Corona (Covid-19). (Irwanda/ZE)

Baca Juga

RSUP M Djamil Tutup Kolaborasi dengan Tim Medis Saudi, 30 Anak Berhasil Jalani Operasi Bedah Jantung
RSUP M Djamil Tutup Kolaborasi dengan Tim Medis Saudi, 30 Anak Berhasil Jalani Operasi Bedah Jantung
Menkes Apresiasi Kerja Sama Indonesia–Arab Saudi Perkuat Operasi Jantung Anak di RSUP M Djamil Padang
Menkes Apresiasi Kerja Sama Indonesia–Arab Saudi Perkuat Operasi Jantung Anak di RSUP M Djamil Padang
Tangani Anak dengan Kelainan Jantung, Tim Medis Saudi Kolaborasi Operasi Bedah Jantung di RSUP M Djamil Padang
Tangani Anak dengan Kelainan Jantung, Tim Medis Saudi Kolaborasi Operasi Bedah Jantung di RSUP M Djamil Padang
Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Ombudsman Soroti Keterbatasan Tempat Tidur RSUP M Djamil Padang 
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Biaya Pengobatan Balita Korban Aniaya Ayah Tiri Nunggak Ratusan Juta, Ini Kata RSUP M Djamil Padang
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa 
Kasus Kematian Bayi Alceo di RSUP M Djamil: MDP Nyatakan Nakes Tidak Bersalah, Keluarga Kecewa