Seorang Polisi Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Padang

Langgam.id-gantung diri

Ilustrasi gantung diri. [foto: pixabay.com]

Langgam.id – Seorang anggota polisi Polda Sumatra Barat (Sumbar) berinisial RS (40) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di rumahnya di Perumahan Intan Sari, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (21/8/2021) pagi.

Kapolsek Kuranji AKP Sutrisman mengatakan, awalnya seorang teman korban berinisial FR (35)  yang masih tinggal satu komplek mengobrol dengan korban RS pada Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 18.42 WIB melalui aplikasi Whatapps.

“Dalam obrolan tersebut korban mengeluh kepada FR bahwa jantung korban berdebar kencang dan tangan gemetaran,” katanya.

Kemudian terang Sutrisman, setelah FR membalas obrolan tersebut, RS tidak membalas dan FR kemudian menelpon korban, namun tidak diangkat.

Keesokannya pada Sabtu (21/8/2021) sekitar pukul 05.35 WIB, FR ditemani WG (37) berinisiatif untuk melihat korban ke rumahnya.

“Mereka berinisiatif karena tahu korban tinggal sendirian. Keduanya melihat dari luar jendela depan ada orang tergantung dengan tali di pintu kamar,” katanya.

Kemudian melihat kejadian tersebut sebut Sutrisman, keduanya menghubungi warga lain dan juga ketua RT setempat. Mereka lalu mendobrak pintu belakang rumah korban dan melihat  korban telah tergantung dengan tali dan kaki menyentuh lantai.

Baca juga: Warga Pasaman Barat Gantung Diri di Tower Sutet, Diduga karena Depresi

Ia menambahkan, sekitar pukul 06.10 WIB, FR menghubungi istri korban (DMY) yang tinggal di Perumahan Belimbing dan menceritakan kejadian tersebut.

Kemudian istri dan mertua korban langsung menuju rumah RS dan tidak beberapa lama korban diturunkan dan membuka tali yang mengikat lehernya.

“Mendapatkan informasi dari masyarakat, pemuda setempat menghubungi personel Polsek Kuranji dan langsung ke lokasi dan mengamankan TKP,” katanya.

Kemudian terang Sutrisman, dilakukan identifikasi kepada korban dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. Korban selanjutnya dimakamkan di pemakaman keluarga di daerah Koto Tangah.

Baca Juga

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi
2.033 Warga Padang Terdampak Banjir Dievakuasi