Sempat Terkena Serangan Jantung, Begini Kondisi Terkini Buya Syafii Maarif

Langgam.id Buya Syafii Maarif

Buya Syafii Maarif (Foto maarifinstitute.org)

Langgam.id- Cendekiawan Indonesia asal Sumatra Barat Buya Syafii Maarif sempat dirawat di rumah sakit. Buya Syafii terkena serangan jantung ringan.

Endang Tirtana, orang dekat Buya Syafii mengatakan, kondisi Buya sudah mulai membaik. Saat ini masih dalam proses pemulihan

“Alhamdulillah, Buya sudah sehat, tinggal pemulihan,” ujarnya kepada langgam.id Rabu (16/3/2022).

Buya Syafii dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman sejak 2 pekan yang lalu.

“Doa kita semua, supaya cepat pulih total dan buya segera beraktivitas kembali,” ujar Endang.

Buya Syafii merupakan ulama dan cendekiawan muslim, yang lahir di Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat pada 31 Mei 1935.

Buya pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah. Pendiri Maarif Institute ini juga pernah terpilih sebagai jadi Presiden Konferensi Dunia Agama untuk Perdamaian atau World Conference on Religion for Peace/WCRP.

Baca Juga

Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (tengah) diwawancarai wartawan. (Foto: Irwanda/Langgam.id)
Kapolda Sumbar Enggan Tanggapi Kasus Tambang Emas Ilegal di Sijunjung yang Menelan Korban Jiwa