Sempat Disebut Ikut Amankan Demo, 8 Polisi yang Positif Covid-19 Ternyata Tak Bertugas

Positif Corona, 14 guru

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) mengkonfirmasi delapan personelnya terpapar covid-19. Personel yang terpapar itu sempat ikut pengamanan demo mahasiswa terkait penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Padang beberapa hari belakangan.

“Kalau Shabara Polwan memang ada beberapa anggota yang kena kemarin itu. Personel laki-laki juga ada. Sabhara kemarin Oktober lalu ada delapan (orang),” kata Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumbar, Kombes Pol dr Sucipto dihubungi langgam.id, Senin (19/10/2020).

Namun, Sucipto tidak bisa memastikan para personel yang dinyatakan positif ini terpapar saat pengaman demo. Dirinya selaku dokter tidak bisa mengambil kesimpulan, para personel terpapar saat demo.

“Tidak bisa kami pastikan apakah kena karena pengaman demo. Saya sebagai dokter tidak bisa bilang pasti, ilmiahnya dimana? Yang jelas ada personel yang ikut pengaman demo tetapi kena covid-19, tertular dari demo saya tidak tahu,” jelasnya.

Sucipto mengungkapkan, pihaknya terus melakukan tracking terhadap personelnya. Untuk yang telah dinyatakan positif, saat ini telah menjalani isolasi mandiri.

“Intinya, dari demo ada pengamanan, yang pengaman ini ada positif. Apakah tertular dari demo kami tidak berani pastikan. Yang jelas kami tindaklanjuti tracking dan tracing,” tuturnya.

Belakangan Polda Sumbar meralat informasi bahwasanya delapan personelnya yang positif covid-19 tak ikut pengamanan mahasiswa melakukan demo penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Padang.

“Delapan personel itu tidak pernah ikut pasukan keamanan (PAM) ya,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto kepada langgam.id, Senin (19/10/2020).

Satake Bayu mengungkapkan delapan personel tersebut hanya staf yang bertugas di dalam kantor. “Tadi saya koordinasi dengan Direktur Samapta, mereka tidak pernah ikut PAM,” ujarnya.

Baca juga: Polda Sumbar Ralat Informasi, 8 Personel Positif Covid-19 Tak Ikut Amankan Demo di Padang

*Berita ini sebelumnya berjudul 8 Polisi yang Ikut Pengamanan Demo UU Cipta Kerja di Padang Positif Covid-19. Redaksi mengubah judul dan mengedit berita sesuai ralat yang disampaikan Polda Sumbar atas informasi yang disampaikan sebelumnya. (Irwanda/SS/ABW)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang