Langgam.id- Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy akan menindak tegas anggota Polri, yang membekingi dan jadi mafia tambang emas ilegal di wilayah hukumnya.
Irjen Pol Djati menegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti ikut terlibat dan bermain mata dengan pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Ia akan memberikan sanksi berat bagi para oknum yang mengabaikan peringatannya.
“Oknum polisi yang terbukti terlibat PETI jangan menyesali kalau saya beri sanksi yang berdampak terhadap karier dan keluarganya. Saya sudah ingatkan jauh-jauh hari. Segera tinggalkan,” tegasnya saat dikonfirmasi Langgam.id, Sabtu (15/8/2026).
Alumni Akpol 1991 itu juga memastikan dirinya tidak akan bisa diintervensi pihak mana pun, dalam menegakkan aturan.
“Karena saya sudah komitmen tidak akan kompromi dengan oknum-oknum yang mempengaruhi saya sebagai Kapolda,” ujarnya.
Sikap tegas ini diambil sebagai bentuk komitmennya dalam memberantas kejahatan lingkungan di Sumbar. Ia juga sudah menyampaikan arahan ini kepada seluruh jajaran dalam commander wish.
Kapolda bahkan mengancam akan mengevaluasi jabatan Kapolsek, Kasat Reskrim, hingga Kapolres di wilayah hukum masing-masing, jika membiarkan aktivitas tambang ilegal beroperasi tanpa tindakan hukum yang jelas.
“Kalau tidak dilakukan, saya akan evaluasi mulai dari Kapolsek, Kasat Reskrim dan Kapolresnya. Artinya mereka tidak bekerja dan tidak menindaklanjuti perintah saya,” ujarnya. (001)






