Sandiaga Sebut Pantai Padang Cocok Jadi Lokasi Surfing untuk Pemula

sandiaga di desa sarugo, pantai padang, bantuan ekonomi kreatif

Sandiaga Uno di desa wisata Sarugo, Limapuluh Kota [dok.Kemenparekraf]

Langgam.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melihat kondisi Pantai Padang yang kini sudah tidak ada lagi ombaknya untuk bermain surfing.

“Saya sudah melihat jetty yang menghambat ombak itu Pak Wali. Memang tidak ada lagi ombaknya,” kata Sandiaga ke Wali Kota Padang Hendri Septa, Minggu (29/8/2021).

Ia pun meminta Pemko untuk mencarikan lokasi lain yang cocok dijadikan pemula untuk bermain surfing.

“Saya dapat informasi di bagian utara Kota Padang ini ada beberapa spot yang bisa dimanfaatkan untuk surfing bagi pemula. Dengan itu kita bisa menyusun pola perjalanan wisatawan,” ujarnya.

Baca juga: Sandiaga Sebut Pembatasan di Pantai Padang Akan Dilonggarkan

“Jadi nanti untuk pemula surfingnya di Kota Padang dan untuk yang jago surfing pergi ke Mentawai,” sambung Sandiaga

Menurut Sandiaga, Kota Padang dan Mentawai jangan berkompetisi untuk olahraga surfing ini, tapi bagaimana antar dua daerah ini bisa berkolaborasi.

“Berkompetisi untuk berkolaborasi. Jangan kita saling menggergaji, karena itu tidak akan mencapai nilai tambah,” terangnya.

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi