RSUD Bukittinggi Mulai Beroperasi, Bayi Pertama Lahir di IGD

RSUD Bukittinggi Mulai Beroperasi, Bayi Pertama Lahir di IGD

RSUD Bukittinggi. (Dok Pemko Bukittinggi)

Langgam.id – IGD RSUD Bukittinggi sudah mulai menerima pasien setelah diresmikan beberapa waktu lalu. Seorang bayi laki-laki lahir dan menjadi bayi pertama yang dilahirkan di rumah sakit itu.

Plt Dirut RSUD Bukittinggi, dr Vera Maya Sari, menjelaskan rumah sakit itu sudah menerima 15 pasien dalam waktu dua hari sejak dimulainya pelayanan. Terdapat tiga orang pasien rawat inap, dua pasien kebidanan dan satu pasien bedah.

“Satu orang pasien kebidanan telah melahirkan hari ini pukul 11.00 WIB dengan jenis kelamin laki-laki,” kata Vera seperti dikutip dari akun Instagram Pemko Bukittinggi, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: RSUD Bukittinggi Diresmikan, Dibangun dengan Dana Rp150 Miliar

Pasien lainnya merupakan pasien pos covid-19. Pasien tersebut sudah satu kali terkonfirmasi negatif.

“Beliau positif covid-19 dan sudah negatif satu kali dengan CT 30, tetap kita layani. Jadi kita di RSUD ini, juga siap menerima pasien covid-19 dengan CT 30 ke atas,” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, ikut menyaksikan langsung opersi di rumah sakit itu, termasuk kelahiran bayi perdana di RSDU Bukittinggi. Dia juga memastikan pelayanan dan alat kesehatn di rumah sakit itu sudah memadai.

“Alhamdulillah semua berjalan baik dan lancar. Kami tadi melihat bagaimana operasional rumah sakit, bagaimana pelayanan yang diberikan, bagaimana alat kesehatan berjalan maksimal. Semuanya sudah baik dan luar biasa. Pasien dilayani dengan baik dan mendapat layanan maksimal,” ucap Ramlan. (*ABW)

Baca Juga

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!