RSUD Bukittinggi Diresmikan, Dibangun dengan Dana Rp150 Miliar

RSUD Bukittinggi Diresmikan, Dibangun dengan Dana Rp150 Miliar

RSUD Bukittinggi. (Dok. Pemko Bukittinggi)

Langgam.id – RSUD Bukittinggi yang dibangun sejak 2018 akhirnya diresmikan. Rumah sakit itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp150 miliar lebih dan diklaim sebagai RSUD termegah di Sumatra Barat (Sumbar).

RSUD Bukittinggi diresmikan langsung olah Wali Kota Ramlan Nurmatias pada Senin (18/1/2021). Dia menyebut pembangunan RSUD itu merupakan salah satu janji kampanye yang pernah ia sampaikan.

“Alhamdulillah. Saya merasa bangga dan haru karena RSUD Bukittinggi selesai dibangun. Ini janji kampanye saya tahun 2015 lalu,” kata Ramlan.

Dia mengatakan, RSUD ini merupakan rumah sakit tipe C yang minimal memiliki ada 4 dokter spesialis. Setelah diresmikan, RSUD itu tinggal menunggu waktu dimulainya operasional.

Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Yandra Feri mengatakan bangunan fisik RSUD itu menelan dana sebesar Rp 107 milyar lebih. Sedangkan sisanya digunakan untuk pengadaan alat kesehatan.
.
“RSUD Bukittinggi terdiri dari enam lantai dengan 100 tempat tidur, tujuh poli. RSUD ini juga memiliki ruang operasi gawat darurat dan ruang operasi central,” jelasnya.
.
“Rumah sakit sekarang ini, dengan dana Rp 34 milyar untuk alkes dan Rp 6 milyar untuk penunjang, sudah sesuai dengan standar minimal,” imbuhnya. (*ABW)

Baca Juga

BKSDA Sumbar mendatangkan mahout dari Riau untuk mengobservasi perilaku gajah Zidan dan Lia di TMSBK Bukittinggi. (Dok. Istimewa)
BKSDA Datangkan Mahout dari Riau, Observasi Gajah Zidan dan Lia di Bukittinggi
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK