RS Bhayangkara Padang Kembali Buka Layanan Kesehatan untuk Umum

RS Bhayangkara Padang Kembali Buka Layanan Kesehatan untuk Umum

Rumah Sakit Bhayangkara Padang (Foto: Fanpage RS Bhayangkara Padang)

Langgam.id – Setelah tutup selama 2 hari, layanan kesehatan untuk umum di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Padang kembali dibuka, Jumat (14/8/2020). Ditutupnya akses layanan kesehatan untuk umum di rumah sakit tersebut lantaran beberapa pegawainya positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

Layanan kesehatan di rumah sakit milik Polri itu ditutup untuk umum sejak Rabu (12/8/2020). Namun, untuk rapid tes ataupun tes swab serta keluarga polisi masih dibuka, termasuk layanan kesehatan bagi tahanan.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menyebutkan, layanan kesehatan untuk umum di rumah sakit itu dibuka kembali setelah hasil tes swab terhadap petugas keluar.

Baca Juga: Seorang PNS di Polda Sumbar Meninggal Dunia Setelah Positif Corona

“Sejak Rabu ditutup, dan layanan kesehatan untuk umum telah dibuka lagi sejak Jumat (14/8/2020) setelah hasil tes swab petugas keluar, negatif semua,” ujarnya, Sabtu (15/8/2020).

Sebelum layanan kesehatan untuk umum itu dibuka, jelas Satake Bayu, pihak rumah sakit juga sudah menyemprotkan disinfektan ke semua area.

“Penyemprotan (disinfektan) juga dilakukan secara berkala setiap hari, seperti pagi dan sore, terutama tempat yang banyak dikunjungi orang,” jelasnya.

Baca Juga: Alasan Polda Sumbar Tutup RS Bhayangkara untuk Umum

Diketahui sebelumnya, beberapa pegawai di rumah sakit itu positif terinfeksi Corona, diantaranya 2 Pegawai Negeri Sipil (PNS) berstatus perawat medis 4 PNS non medis, 2 personel Polda Sumbar serta dua orang lainnya dari keluarga personel. Mereka diisolasi di rumah sakit itu. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota Safni, Kapolda Sumbar: Kita Bakal Gelar Perkara
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba
Polda Musnahkan 6,4 Kg Sabu, Sumbar Kini Menjelma Jadi Daerah Distribusi Narkoba