Sidak 6 SPBU di Padang, Polisi Temukan Tangki Kendaraan Modifikasi hingga Nopol Ganda

Langgam.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Barat (Sumbar), menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan BBM subsidi saat melakukan sidak di enam SPBU Kota Padang. Sidak ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Mei 2026. 

Enam SPBU itu di antaranya SPBU Taruko, Aie Pacah, Pisang, Lubuk Begalung, Mata Air, dan Balai Gadang. Bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar tersebut, polisi menemukan kendaraan diduga melakukan pelangsiran BBM subsidi dengan berbagai modus.

“Kami menemukan kendaraan yang memiliki lebih dari satu barcode, bahkan ditemukan penggunaan plat nomor ganda,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan dikutip, Minggu (24/5/2026). 

Andry mengatakan, juga didapati adanya modus modifikasi tangki kendaraan yang diduga digunakan untuk menampung BBM subsidi dalam jumlah besar.

“Kami menemukan beberapa kendaraan dengan tangki yang sudah dimodifikasi,” ucapnya.  

Kata Andry, sidak masih bersifat persuasif. Pemilik kendaraan diminta melepaskan dan menyesuaikan dengan spesifikasi sebenarnya. 

“Namun jika tidak sesuai aturan, tentu akan kami tindak tegas,” ujarnya.  

Ia menegaskan, kepolisian aka. terus melakukan pengawasan guna meminimalisir bahkan mencegah praktik penimbunan BBM subsidi di Sumbar.

“Kemungkinan minggu depan kembali kami lakukan di luar Kota Padang. Saya juga sudah memerintahkan para kasat reskrim dan jajaran untuk melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing,” tegasnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto mengatakan, sidak ini merupakan tindak lanjut dari rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait pengendalian penyalahgunaan BBM subsidi.

Menurutnya, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan aktivitas penambangan emas tanpa izin yang diduga menggunakan BBM subsidi.

“Ini merupakan upaya pencegahan yang komprehensif terhadap tambang emas ilegak. Pencegahan dilakukan dari hulu hingga hilir. Saat ini kita berada di hulu, yakni pengawasan BBM subsidi yang diduga kuat digunakan untuk aktivitas tambang ilegal,” jelasnya.

Bahkan, kata Helmi, ditemukan kendaraan yang memiliki empat nomor polisi dan empat barcode berbeda. Selain itu, ditemukan tangki modifikasi berkapasitas sekitar 300 hingga 400 liter. 

“Ini jelas tidak logis. Kami menemukan dua kendaraan seperti itu,” imbuhnya. (WAN) 

Baca Juga

Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang 
Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang 
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal 
Walhi Bakal Laporkan Pemprov Sumbar-Polda ke Kapolri hingga DPR RI Soal Tambang Ilegal 
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Try Suryanta bersama unsur Forkopimda melakukan panen jagung serentak kuartal II di Padang. (Foto: Irwanda/Langgam.id)
Polda Sumbar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung dan Pembiayaan KUR
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Seminar bertajuk “Terjebak di Balik Layar: Psikologi dan Dampak Sosial Judi Online Bagi Generasi Muda” yang digelar HGI bersama Polda Sumbar. (Foto: Istimewa)
Waspada Ancaman Digital, Polda Sumbar dan HGI Soroti Dampak Judi Online bagi Generasi Muda
Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar
Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang