Puluhan Personel Brimob Polda Sumbar Dikerahkan Bangun Huntara di Pauh dan Kuranji

Langgam.id – Puluhan personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatra Barat dikerahkan untuk mempercepat proses pembangunan sekitar 100 unit hunian sementara (huntara) huntara di wilayah Pauh dan Kuranji.

Diketahui, Pauh dan Kuranji merupakan di antaranya area terparah terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025.

Salah satu lokasi pembangunan huntara yang dilakukan oleh personel Brimob Sumbar yaitu di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Jumat (26/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wadanyon A Pelopor AKP Dasrinal dengan fokus pada pemasangan atap, lantai, dan kerangka bangunan.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Personel Batalyon A Pelopor tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu membangun huntara sebagai bentuk bakti nyata Polri kepada rakyat. Ini bagian dari sinergi Polri dan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mempercepat kembalinya kondisi normal bagi korban,” ujarnya dilansir dari tribratanews.sumbar.polri.go.id, Sabtu (27/12/2025).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menambahkan, bahwa pembangunan huntara ini menunjukkan kepedulian Polri terhadap korban bencana di Sumbar.

“Kami terus berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait agar hunian sementara ini segera dapat ditempati, sambil menunggu pembangunan hunian tetap. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mendukung upaya pemulihan ini,” sebutnya. (*/y)

Baca Juga

BNPB mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) yang berlokasi di Nagari Anduring, Kecamatan Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman.
BNPB Percepat Pembangunan 34 Huntara di Padang Pariaman
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
984 Huntara untuk Sumbar, Prabowo Perintahkan Rampung Sebelum Ramadan
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengungkap sebanyak 39 anggotanya dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) selama 2025.
Ratusan Personel Polda Sumbar Langgar Kode Etik dan Profesi, 39 Dipecat Selama 2025
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
6 Korban Banjir di Sumbar Telah Dimakamkan Teridentifikasi Lewat DNA, 1 Makam Dibongkar Dibawa Keluarga
Polda Sumbar mendirikan 66 pos pengamanan pada Operasi Lilin Singgalang 2025 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 19 Desember
Polda Sumbar Dirikan 66 Pos Pengamanan Selama Operasi Lilin Singgalang 2025