Pria Hanyut di Sungai Batang Hari Masih Bulum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Besok 

Ilustrasi Remaja meninggal

Ilustrasi orang hanyut (Pixabay)

Langgam.id – Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan seorang pria yang dilaporkan hanyut dan terseret arus di Sungai Batang Hari, Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kabupaten Solok Selatan. Hingga hari kedua operasi pencarian, Minggu (31/5/2026), pencarian masih nihil.

Korban diketahui bernama Sutrisno (58), warga Kecamatan Sangir Balai Janggo.

“Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi pada hari kedua dengan membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Namun hingga pukul 18.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, Minggu (31/5/2026) malam.  

Berdasarkan informasi yang diterima dari saksi bernama Jon pada Sabtu (30/5/2026) pukul 19.32 WIB, korban terseret arus sekitar pukul 17.59 WIB. 

Saat itu, korban sedang memasang pukat di Sungai Batang Hari sebelum akhirnya hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras.

Menurut keterangan saksi, korban sempat berusaha ditolong. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil karena korban terus terseret arus dan menghilang. 

Warga setempat juga telah melakukan penyisiran awal sebelum kejadian dilaporkan kepada Basarnas, tetapi korban belum ditemukan.

“Pada hari kedua operasi, tim SAR memulai pencarian sejak pukul 07.30 WIB dengan area pencarian sepanjang sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian,” kata Abdul. 

SRU pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu rafting, sedangkan SRU kedua melakukan pencarian menyusuri aliran sungai sejauh tiga kilometer menggunakan perahu LCR dari titik lokasi kejadian menuju titik pencarian yang telah ditentukan.

Dalam operasi tersebut, tim SAR didukung berbagai peralatan, di antaranya Rescue Carrier, perahu LCR, perahu rafting, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Abdul menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan adalah tidak tersedianya jaringan sinyal komunikasi di lokasi pencarian. 

Meski demikian, kondisi cuaca selama operasi berlangsung dilaporkan cerah berawan sehingga masih mendukung pelaksanaan pencarian.

“Operasi SAR hari kedua telah dilaksanakan sesuai rencana operasi dengan hasil nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin, 1 Juni 2026, mulai pukul 07.30 WIB,” imbuhnya. (WAN) 

Baca Juga

Lokasi bocah 10 taun hilang terseret arus muara. (Foto: Istimewa)
Pencarian Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Muara di Pesisir Selatan
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatra bersama Tim Satgas Halilintar PKH melakukan operasi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tertibkan PETI di Solsel, Gakkum Kehutanan dan Satgas PKH Temukan 4 Ekskavator
Pemkab Solok Selatan menyalurkan sebanyak 1.200 stel seragam sekolah gratis bagi murid baru di Kecamatan Pauh Duo untuk Tahun Ajaran
Pemkab Solsel Salurkan 1.200 Seragam Sekolah Gratis di Pauh Duo
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka pada Rabu (23/7/2025).
TMMD ke-125 di Solsel Dibuka, Fokus Peningkatan Jalur Pendakian Gunung Kerinci
Wabup Solok Selatan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Muara Labuh
Wabup Solok Selatan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Muara Labuh