PPKM Level 4 Padang Diperpanjang, UNP Tunda Kuliah Tatap Muka

Hasil penerimaan mahasiswa baru jalur SNBP sudah diumumkan pada Selasa (18/3/2025). Pada SNBP 2025 ini, UNP menerima 3.691 mahasiswa baru

Kampus UNP. [Amalia/langgam.id]

Langgam.id – Universitas Negeri Padang (UNP) sudah 90 persen mempersiapkan kuliah tatap muka bagi mahasiswanya. Hanya saja kebijakan itu belum dimulai karena masih berlakunya PPKM Level 4 di Padang.

“UNP sudah berupaya mempersiapkan kuliah tatap muka sebaik-baiknya. Tetapi untuk kuliah tatap muka ini menunggu kondisi Kota Padang turun level 3 dalam PPKM sendiri. Dan kuliah tatap muka ini, kami fokuskan bagi mahasiswa kami tahun masuk 2020,” kata Wakil Rektor I UNP Refnaldi saat dihubungi langgam.id, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: PPKM Level 4 di Padang Berlanjut, Ini Tanggapan Epidemiolog Unand

UNP juga mewajibkan mahasiswa untuk vaksin sebelum dimulainya kuliah tatap muka. Namun pihak kampus juga tidak memaksa mahasiswa untuk vaksin.

“UNP sendiri sudah memberikan fasilitas vaksinasi bagi mahasiswa, dan juga mahasiswa kami yang di luar daerah yang sudah di vaksin, juga sudah banyak di Padang. Karena kami rencana kuliah tatap muka minggu kelima, yang mana minggu kelima ini adalah minggu besok. Tapi karena PPKM di Padang di perpanjang, kami menundanya,” sebutnya.

Refnaldi menambahkan, semua fasilitas yang akan digunakan untuk kuliah tatap muka sudah dipersiapkan. Rencananya, kuliah tatap muka  akan menerapkan sistem blended.

“Selain itu, dalam kuliah tatap muka ini kami juga menyerahkan sama dosen yang bersangkutan. Karena sejatinya dosen tersebut yang akan menjalankan kelas. Misal kalau dosen kami dalam kondisi kurang sehat, kelas tersebut dilakukan secara daring. Dan juga dalam kelasnya hanya boleh diisi 50 persen mahasiswa,” jelasnya.

“Dan juga bagi mahasiswa kami yang dalam keadaan kurang sehat, juga dianjurkan kuliah daring. Dan kami juga terus mengajak mahasiswa kami untuk vaksin dan mematuhi prokes yang ada,” sambungnya.

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan