Polri Perpanjang Penyekatan Mudik, Ini Syarat Masuk Wilayah Sumbar

mudik

Ilustrasi macet. (Foto: Pixabay.com)

Langgam.id – Penyekatan kendaraan mudik di wilayah perbatasan diperpanjang pihak kepolisian hingga 24 Mei 2021. Aturan ini juga berlaku bagi kendaraan yang mencoba masuk ke Sumatra Barat (Sumbar).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, apabila pengendara tidak memenuhi syarat maka akan dipaksa putar balik. Terdapat syarat tertentu bagi pengendara yang diperbolehkan lewat.

“Syarat menimal pakai surat rapid tes antigen bagi yang masuk dan keluar provinsi Sumbar,” kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Polri Perpanjang Masa Penyekatan Mudik Hingga 24 Mei

Penyekatan ini, kata dia, merupakan kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan. Sebelumnya, penyekatan berlangsung sejak 6 Mei dalam Operasi Ketupat Singgalang.

“Operasi ketupat tidak ada lagi, tapi kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan. Personel yang terlibat operasi ketupat singgalang sebelum masih siaga di perbatasan,” jelasnya.

Seperti diketahui, di perbatasan Sumbar terdapat 10 pos penyekatan. Di antaranya pos sekat Muaro Cubadak, Kecamatan Rao perbatasan dengan Sumatra Utara.

Pos sekat Mapattunggul, Kecamatan Mapat Tunggul berbatasan dengan Provinsi Riau. Pos Sekat Provinsi (Kampung Baru, Nagari Bantahan, Kecamatan Rabat).

Kemudian pos sekat Pangkalan berbatasan dengan Provinsi Riau. Pos sekat Silaut, Kecamatan Silaut berbatasan dengan Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko.

Selanjutnya, pos Sekat Sako, Kecamatan Rahul Tapan berbatasan dengan Provinsi Jambi, Kabupaten kota Madya Sungai Penuh Kerinci. Pos sekat JTO Kamang perbatasan dengan Provinsi Riau.

Berikutnya pos Sekat Simalidu berbatasan dengan Provinsi Jambi. Pos sekat Sungai Rumbai berbatasan dengan Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi.

Terkahir, pos Sekat Provinsi Kubang Gajah Perbatasan dengan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Dalam pengamanan ini, setidaknya sekitar 1.300 personel dilibatkan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2021. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Orang Tua Korban Dugaan Pemukulan Kombes Teddy Tolak Damai: Anak Saya Dianiaya!
Orang Tua Korban Dugaan Pemukulan Kombes Teddy Tolak Damai: Anak Saya Dianiaya!
Komisi III DPR RI Minta Kombes Teddy Diproses Hukum Usai Cekcok-Pukul Pengendara
Komisi III DPR RI Minta Kombes Teddy Diproses Hukum Usai Cekcok-Pukul Pengendara
Habiburokhman Soal Kombes Teddy Cekcok-Pukul Pengendara: Anggota Polri Harusnya Mengayomi
Habiburokhman Soal Kombes Teddy Cekcok-Pukul Pengendara: Anggota Polri Harusnya Mengayomi
Mapolda Sumbar. [dok. Polri]
7 Fakta Viral Cekcok Dirreskrimum Polda Sumbar vs Pengendara: Kacamata Patah, Ngaku Dipukul hingga Lapor Propam dan Disorot Kompolnas!
Kasus Viral Dirreskrimum Polda Sumbar vs Pengendara, Anggota PBHI Sebut Potensi Pelanggaran HAM
Kasus Viral Dirreskrimum Polda Sumbar vs Pengendara, Anggota PBHI Sebut Potensi Pelanggaran HAM
Kompolnas Sorot Video Viral Dirreskrimum Polda Sumbar Cekcok dengan Pengemudi: Proses Harus Transparan!
Kompolnas Sorot Video Viral Dirreskrimum Polda Sumbar Cekcok dengan Pengemudi: Proses Harus Transparan!