Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok

Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok

Lokasi tambang emas ilegal yang menewaskan sembilan orang.(Foto: Dokumentasi warga)

Langgam.id – Polisi menduga sumber emas yang ditampung dan dijual kembali oleh warga negara India berinisial A (39) bersumber dari tambang ilegal di Kabupaten Sijunjung dan Solok.

Hal ini diungkap Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Okta Rahmansyah.

“Diambil emas padu dalam bentuk lempengan hasil dari tambang emas yang tidak memiliki izin yang berada di daerah Sijunjung dan daerah Garabak Data, Kabupaten Solok kemudian emas itu dimurnikan,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Kata Okta, emas yang telah dimurnikan tersebut kemudian dikumpulkan sebelum dijual kembali kepada warga negara Malaydia berinisial N.

“Kita dalami lagi dari yang bersangkutan, nanti kami setelah ini akan bergerak ke wilayah yang diduga tempat mendapatkan emas itu,” tegasnya.

“Masih kami dalami apakah ini ada jaringan. Karena kalau kita lihat transaksi yang bersangkutan ini untuk per minggunya lumayan besar, jadi kami masih dalami lagi,” sambung Okta.

Sebelumnya, polisi menangkap A di SPBU KTK, Jalan Nasir Sutan Pamuncak, Kelurahan Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.

Saat ditangkap, polisi menyita tiga batang emas murni dengan berat sekitar 1,5 kilogram. Petugas juga mengamankan dua telepon seluler, timbangan digital, uang tunai Rp6 juta, serta satu unit Nissan X-Trail. (WAN)

Baca Juga

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
Dampak Kabut Asap, Polda Sumbar Bagikan Masker ke Warga di Sejumlah Persimpangan Kota Padang
Dampak Kabut Asap, Polda Sumbar Bagikan Masker ke Warga di Sejumlah Persimpangan Kota Padang
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
10 Ruko Terbakar di Sijunjung: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
10 Ruko Terbakar di Sijunjung: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Perkuat Sinergi dengan Media, Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Langgam.id,
Perkuat Sinergi dengan Media, Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Langgam.id,
Masker ketat
Dharmasraya dan Sijunjung Terdampak Kabut Asap Kiriman, BPBD Imbau Warga Pakai Masker