Polisi Sebut Massa Perusuh Demo di Padang Dibayar Rp50 Ribu

polresta padang

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir. (irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Pihak kepolisian telah mengamankan sebanyak 252 orang yang disinyalir sebagai perusuh di sela aksi demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Para perusuh yang ditangkap ini di luar massa mahasiswa.

Menurut Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir, dari ratusan perusuh yang diamankan, 84 orang di antaranya telah dipulangkan. Sementara, 168 orang didata di Mako Brimob Polda Sumbar.

Baca juga: 84 Perusuh Diamankan Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja di Padang

Hasil pemeriksaan, kata Imran, para perusuh ternyata dibayar oknum tidak bertanggungjawab. Massa yang mayoritas remaja ini dibayar sebesar Rp50 ribu per orang.

“Kami terus dalami persoalan ini untuk menemukan aktor intelektualnya. Massa ini ada yang berasal dari Kota Padang hingga Kabupaten Padang Pariaman dan Dharmasraya,” kata Imran kepada wartawan di DPRD Sumbar, Jumat (9/10/2020)

Baca juga: Diduga Akan Membuat Rusuh, 76 Remaja Diamankan Polisi di Padang

Dia mengungkapkan, massa perusuh memang dikondisikan untuk membuat kerusuhan saat aksi demo yang dilakukan mahasiswa.

“Kami akan kejar aktor intelektualnya,” tegasnya.

Imran mengatakan aksi unjuk rasa ini banyak disusupi provokator yang ingin membuat ricuh suasana. Namun ditegaskannya, selama kericuhan tidak ada kerusukan fasilitas umum.

Begitupun, kata dia, tidak ada personel kepolisian maupun massa yang mengalami luka-luka. Untuk saat ini, kondisi Kota Padang telah kondusif. (Irwanda)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre