Polisi Buru Pelaku Hipnotis yang Mengaku Tim Satgas Covid-19 di Padang

Polisi Buru Pelaku Hipnotis yang Mengaku Tim Satgas Covid-19 di Padang

Kediaman korban hipnotis bermodus tim Satgas Covid-19 saat didatangi tim terpadu kecamatan dan kelurahan. (Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Polisi menindaklanjuti kasus hipnotis dengan berpura-pura menjadi Tim Satgas Covid-19 di Padang. Penyelidikan terkait kasus ini terus dilakukan untuk memburu pelaku yang meresahkan masyarakat ini.

Seperti diketahui, peristiwa hipnotis ini terjadi di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Korban tak perdaya hingga harus kehilangan barang berharganya berupa perhiasan emas seberat 50 gram.

“Kami telah menerima laporan korban. Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kasus ini,” kata Kapolsek Koto Tangah, Kompol Indra Junaidi dihubungi langgam.id, Rabu (11/11/2020).

Sebelumnya peristiwa penipuan ini terjadi sejak beberapa hari belakangan. Dari data Kelurahan Parupuk Tabing, dua orang warganya telah menjadi korban dengan modus yang sama. Dari keterangan kedua korban, ciri-ciri pelaku sama yaitu seorang perempuan bertekstur sedikit gemuk dan laki-laki berbadan tinggi.

Baca juga: Penipuan Modus Satgas Covid-19 Ternyata Sudah 2 Kali Terjadi di Parupuk Tabing

Kejadian pertama di Jalan Enggang 1, RT 4 RW 11 dan kedua Komplek Pilano RT 02 RW 18, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Masing-masing korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir meminta warga untuk berhati-hati jika menerima tamu. Apabila mengaku dari Tim Satgas Covid-19 tapi tanpa pengenal jangan langsung menerima.

“Mereka (Tim Satgas Covid-19) kan dilengkapi dengan kelengkapan diri (kartu pengenal) kalau tidak ada jangan diterima. Apabila mereka tetap ngotot, silakan lapor langsung ke kepolisian,” ujar Imran. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Listrik Mulai Menyala di Sebagian Kota Padang
Listrik Mulai Menyala di Sebagian Kota Padang
Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik