Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter

Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Padang, Curah Hujan Capai 297,5 Milimeter

Sejumlah warga dievakuasi petugas saat banjir menerjang beberapa wilayah Kota Padang.

Langgam.id- Curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Padang, Sumatra Barat memicu terjadinya banjir di sejumlah titik, Senin (03/08/2026). Berdasarkan data yang diterima, curah hujan di Kota Padang mencapai 297,5 milimeter.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, hujan kategori ekstrem dengan intesitas 297,5 milimeter terpantau di pos hujan Teluk Bayur,

“Kategori hujan berada pada kategori ekstrem atau lebih dari 150 mm per hari,” ujar Koordinator Data dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha, Selasa (04/08/2026).

Curah hujan ekstrem juga terpantau di pos hujan Nanggalo, yang mencapai 248 milimeter per hari.

Pantauan di pos hujan Bandar Buat, curah hujan mencapai 188,5 milimeter dan Limau Manis Unand 164 milimeter. Masih kategori ekstrem.

“Durasi hujan cukup panjang mulai dari sekitar jam 9 hingga petang,” ujarnya.

Hujan ekstrem memicu terjadinya banjir di 15 titik yang tersebar di tiga kecamatan Kota Padang.

Sejumlah warga yang terjebak banjir dievakuasi menggunakan perahu karet. Hujan dan banjir masih terjadi hingga Senin malam. (SRP)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Ketika Merah Putih Berkibar di Tanah Bencana, Mutis Masih Menunggu Pulang
Ketika Merah Putih Berkibar di Tanah Bencana, Mutis Masih Menunggu Pulang
Delvi, seorang penghuni huntara di kapalo Koto, Kota Padang. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Cerita Warga Terdampak Bencana di Huntara Padang: Bantuan Terhenti hingga Listrik Membebani