Polda Sumbar Bantu Selidiki Kasus Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Padang

Langgam.id-Polda Sumbar

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu. [foto: infopublik.id]

Langgam.id – Penyelidikan dalam kasus dugaan perampokan yang berujung pembunuhan di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang terus dilakukan pihak kepolisian. Tim gabungan pun dikerahkan untuk mengungkap pelaku.

Selain ditangani Polsek Kuranji dan Polresta Padang, Polda Sumbar juga ikut membantu. Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

“Kami backup. Namun sepenuhnya ditangani Polresta Padang,” kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Jumat (29/10/2021).

Satake Bayu mengungkapkan, dalam penyelidikan memang terdapat kendala. Salah satunya, hilangnya alat bukti petunjuk seperti kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban.

“Ya memang CCTV diambil semua oleh pelaku, makanya petunjuk hilang. Tapi nanti saya koordinasikan ke Polresta Padang apa kendala lainya,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus ini sesuai keterangan satpam rumah korban terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Dilaporkan terdapat tiga orang pelaku yang masuk ke rumah lalu beraksi.

Baca juga: Polisi Kumpulkan Bukti, Pelaku Perampokan di Kuranji Padang Diduga 3 Orang

Korban meninggal dunia dalam peristiwa ini bernama Yuni Nelti. Sedangkan suaminya Kusdiantara mengalami patah tulang.

Korban lain yang disekap adalah orang tua korban bernama Ani Asnah, asisten rumah tangga bernama Yeni dan Robi Fernandes selaku satpam.

Baca Juga

Kapolda Sumbar Buka Peluang Selidiki Lagi Unsur Pidana di Kasus Dugaan Pelecehan Polwan
Kapolda Sumbar Buka Peluang Selidiki Lagi Unsur Pidana di Kasus Dugaan Pelecehan Polwan
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Korban Kebakaran Kapal Surabaya Asal Agam, Langsung Diantar ke Rumah Duka
Korban Kebakaran Kapal Surabaya Asal Agam, Langsung Diantar ke Rumah Duka
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir di Kota Padang, BNPB Catat Tinggi Air Capai 1,5 Meter
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah