Personel Brimob Polda Sumbar Evakuasi Warga di Tengah Kepungan Banjir Padang

Langgam.id – Derasnya hujan yang mengguyur Kota Padang membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Di saat sebagian warga bertahan di rumah yang dikepung air, puluhan personel Satuan Brimob Polda Sumatra Barat (Sumbar) bergerak menyusuri genangan demi memastikan tidak ada warga yang tertinggal tanpa pertolongan.

Sebanyak 71 personel SAR Satuan brimob Polda Sumbar diterjunkan ke empat titik banjir yang paling terdampak, yakni Kampung Lapau Munggu Guo, Aia Pacah, Tunggul Hitam, dan Perumahan Villa Bukit Gading III Sungai Sapih. Mereka dibagi dalam lima tim untuk mempercepat proses evakuasi warga.

Dengan mengenakan perlengkapan penyelamatan lengkap dan mengandalkan perahu karet, personel Satuan Brimob menembus genangan yang masih menguasai permukiman.

Di tengah cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat, mereka terus menyisir rumah-rumah warga, membantu kelompok rentan, hingga memastikan seluruh warga yang membutuhkan dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan pengerahan personel merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Sebanyak 71 personel SAR Satuan Brimob Polda Sumbar kami kerahkan ke sejumlah lokasi banjir di Kota Padang. Mereka dibagi ke dalam lima tim agar proses evakuasi berjalan lebih cepat dan menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan bantuan,” ujar Susmelawati, Senin (3/8/2026).

Di Kampung Lapau Munggu Guo, sebanyak 10 personel disiagakan untuk membantu evakuasi. Sementara itu, Air Pacah menjadi lokasi dengan kekuatan personel terbanyak, yakni 28 personel yang terbagi dalam dua tim.

Sebanyak 18 personel bertugas di Tunggul Hitam, sedangkan 15 personel lainnya melakukan penyelamatan di Perumahan Villa Bukit Gading III, Sungai Sapih.

Seluruh personel dibekali berbagai peralatan SAR, mulai dari perahu karet, pelampung, helm penyelamatan, tali evakuasi, alat komunikasi, hingga kendaraan operasional agar proses penyelamatan dapat berlangsung cepat dan aman.

“Seluruh personel dilengkapi dengan peralatan SAR yang memadai untuk mendukung proses evakuasi. Hingga saat ini mereka masih berada di lokasi dan terus membantu masyarakat yang terdampak banjir,” kata Susmelawati.

Hingga Senin malam, proses evakuasi masih terus berlangsung, sementara petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak apabila hujan kembali mengguyur Kota Padang. (WAN)

Baca Juga

Petugas BPBD Agam memantau kondisi sungai mengantisipasi banjir akibat hujan deras. (Dok. BPBD Agam)
Waspada Hujan Deras, BPBD Agam Siagakan Petugas Pantau Sungai Batang Kumayo
Salah satu kafe yang terendam banjir di kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir Rendam Kafe-kafe di Seputaran Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Kondisi banjir di kawasan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah, Padang. (Dok. Istimewa)
Hujan Deras Picu Banjir di Kota Padang, Lubuk Minturun dan Guo Kembali Terendam
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Sejumlah Titik Butuh Alat Berat
Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BPBD Perkuat Mitigasi Banjir hingga Longsor
Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BPBD Perkuat Mitigasi Banjir hingga Longsor
Di Tengah Pemulihan Galodo Solok, Brimob Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Mengalir
Di Tengah Pemulihan Galodo Solok, Brimob Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Mengalir