Pernah Bangga Ungkap Kasus Sabu Terbesar di Sumbar, Teddy Minahasa Kini Ditangkap karena Narkoba

Langgam.id - Minangkabau memiliki tradisi dan budaya yang unik, termasuk dalam hal memberikan gala atau gelar terhadap seseorang.

Irjen Pol Teddy Minahasa Putra saat dianugerahkan gelar adat di Sumbar. [Foto: Dok. Polda Sumbar]

Langgam.id – Mantan Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) yang baru empat hari diamanahkan untuk jadi Kapolda Jatim ditangkap karena diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkotika, Jumat (14/10/2022).

“Iya. Saya dengan ditahan diprovost,” ujar sumber seorang jenderal polisi dikutip dari tempo.co.

Tidak hanya itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga mengakau akan memerikan keterangan resmi sore ini terkait kasus tersebut.

“Nanti sore saya release resmi setelah dari Istana (Kepresidenan),” ungkap Sigit.

Sebelumnya, Mantan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra pernah berbangga diri karen jajarannya berhasil mengungkap kasus sabu, dan kasus itu diklaim sebagai pengungkapan kasus sabu terbesar di Sumbar.

Pengungkapan kasus sabu tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Polres Bukittinggi, 14 Mei 2022, dan barang haram itu dimusnahkan, Rabu (15/6/2022) yang dihadiri langsung Teddy Minahasa Putra.

Saat itu, Teddy menyebutkan, bahwa barang bukti yang dimusnahkan itu sebanyak 35 kilogram dari hasil penangkapan 41,4 kilogram sabu.

Sisanya, kata Teddy, digunakan untuk sampel barang bukti di pengadilan yang telah disepakati bersasma penyidik, JPU dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar.

Baca juga: 1 Unit Mobil Diangkut dengan Truk Towing dari Rumah Dinas Teddy Minahasa di Padang

“Tidak saja aparat penegak hukum yang memberantas hal ini (narkoba), namun peran serta dari masyarakat juga dibutuhkan,” kata Teddy saat itu.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG