Penjelasan Rumah Sakit Soal Keracunan Siswa di Gunung Sarik Padang

Penjelasan Rumah Sakit Soal Keracunan Siswa di Gunung Sarik Padang

Kondisi pengunjung di RSUD Rasidin menunggu siswa yang diduga keracunan di Gunung Sarik, Padang. [Fuad/Langgam]

Langgam.id – Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Rasidin Padang Srikurnia Yati mengatakan, ada sebanyak 35 orang masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena diduga keracunan di Gunung Sarik.

“Sebanyak 30 orang anak-anak dan satunya balita, dan lima orang lagi dewasa termasuk ibu hamil satu orang,” katanya di RSUD Rasidin Padang, Selasa (11/1/2022).

Dia mengungkapkan, dari hasil observasi yang dilakukan pihak rumah sakit, umumnya pasien mengalami gejala mual dan muntah serta sakit perut.

“Yang paling parah itu muntah berat, ada dua orang. Sampai sepuluh kali muntah dan badan lemas. Untuk ibu hamil dan balita alhamdulillah baik,” tuturnya.

Setengah dari pasien diduga keracunan tersebut, kata Sri, ada yang dipasang infus dan juga oksigen bagi mereka yang mengalami muntah berat. Sementara, yang mengalami gejala ringan sudah pulang ke rumah masing-masing.

“Ada 11 orang yang telah kita pulangkan karena mengalami gejala ringan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab pasti keracunan. Pihaknya telah mengambil sampel berupa muntah pasien dan juga sampel bakso yang dicurigai.

“Sampelnya sudah serahkan ke Dinas Kesehatan untuk diserahkan ke BPOM untuk diperiksa di labor,” sebutnya.

Diketahui, dugaan keracunan siswa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah siswa dan juga warga mengalami muntah dan mual. Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka dibawa ke RSUD Rasyidin.

—
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal