Pengaspalan di Dusun Air Gantang Terlambat, Pemko Sawahlunto Tegur Kontraktor

Langgam.id-pengaspalan

Wako Deri Asta dan Wawako Zohirin Sayuti turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat Dusun Air Gantang, Desa Kubang Utara Sikabu, Kecamatan Lembah Segar. [foto: IG @der1asta]

Langgam.id – Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menerima laporan dari masyarakat Dusun Air Gantang, Desa Kubang Utara Sikabu, Kecamatan Lembah Segar yang khawatir pengerjaan pengaspalan di daerah tersebut batal atau tidak diselesaikan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Deri bersama Wawako Sawahlunto Zohirin Sayuti turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, kemarin (6/12/2021).

Hal ini untuk memastikan pengerjaan pengaspalan jalan di Dusun Air Gantang, Desa Kubang Utara Sikabu Kecamatan Lembah Segar tetap dilaksanakan meskipun terkendala ada keterlambatan.

“Jadi perlu kami jelaskan bahwa memang karena satu dan lain hal kendala dari pihak kontraktor. Sehingga proses pengaspalan terlambat dikerjakan. Namun itu tidak berarti pekerjaan dibatalkan,” tulisnya dalam akun Instagram @der1asta, Selasa (7/12/2021).

Deri mengungkapkan, unit-unit pengaspalan dari pihak kontraktor saat ini sudah dalam perjalanan menuju ke lokasi pekerjaan. Sehingga dalam satu atau dua hari ke depan pengaspalan sudah bisa mulai dilaksanakan.

Ia menjelaskan, sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku, pihaknya telah menyampaikan teguran kepada pihak kontraktor.

“Mengacu pada mekanisme Standar Operasional Prosedur (SOP) pekerjaan, maka kontraktor sekarang sudah harus membayar denda karena keterlambatan ini,” bebernya.

Deri mengatakan, bahwa pekerjaan pengaspalan jalan tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat. Hal ini berdasarkan usulan Pemko.

“Ini kan memakai anggaran DAK, artinya pemko yang mengusulkan ke pemerintah pusat. Karena kita menganggap memang sudah sangat penting dan perlu jalan di daerah ini untuk diaspal,” bebernya.

“Sementara di APBD terbatas, jadi kita usulkan mohon bantuan dana dari pusat. Alhamdulillah disetujui dan lolos verifikasi,” sambungnya.

Baca juga: Pemko Sawahlunto Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting Jadi 6,1 Persen

Wawako Zohirin Sayuti menambahkan, pemko dengan leading sektor yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan pekerjaan tersebut melalui kontraktor.

Hal ini dilakukan agar dana DAK untuk pekerjaan tersebut tidak ditarik kembali oleh pemerintah pusat.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak