Pemuda yang Mendadak Lumpuh di Padang Dibantu Andre Rosiade

Langgam.id-Andre Rosiade

Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan dari anggota DPR RI Andre Rosiade kepada Bima, pemuda yang mendadak lumpuh di Pasie Nan Tigo, Koto Tangah, Padang. [foto: Istimewa]

Langgam.id – Anggota DPR RI Andre Rosiade menyerahkan bantuan kepada Bima (21), warga Pasie Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Koto Tangah, Kota Padang, yang mengalami kelumpuhan.

Bantuan sembako dan uang tunai tersebut diantarkan oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida, Zulkifli (wakil sekretaris) dan Hendra Afnezola (wakil bendahara).

Andre Rosiade mengaku prihatin dengan kondisi Bima yang masih muda dan potensial. Dia berharap, Bima kembali sembuh seperti sedia kala.

“Kami kirimkan bantuan, semoga bisa membantu kesembuhan adinda Bima. Dan kembali bisa bekerja membantu keluarga,” ucap ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Sebelumnya, dua tahun lalu, tiba-tiba Bima mengalami tangannya keram. Saat itu, dia sedang bekerja di salah satu minimarket di kawasan Dadok Tunggul Hitam, Kototangah.

Keram berkepanjangan dan mulai sakit, membuatnya harus diurut, berobat, sampai diterapi dengan berbagai macam cara tradisional.

Dari hari ke hari, tangannya kian berat dan tak lagi bisa digerakkan. Bahkan, terus menyebar sampai ke kaki dan seluruh tubuhnya. Kini, Bima hanya bisa terbaring di rumahnya.

Hanya bahu saja yang bisa digerakkan Bima saat ini. Beruntung, dia masih bisa bicara dengan normal.

Bima mengaku, bahwa dirinya sudah banyak berobat ke rumah sakit dan dokter, tapi tidak diketahui apa sakitnya. Bahkan sudah berobat sampai ke Sungai Rumbai, Dharmasraya.

“Kini, hanya bisa pasrah, menunggu obat yang tepat. Kini sudah lumpuh dan hanya bergantung pada orang tua saja,” kata Bima didampingi orang tuanya, Eri (47) yang bekerja sebagai nelayan atau kuli harian lepas.

Bima mengungkapkan, saat ini dirinya hanya menunggu dimandikan, diberi makan dan dibantu dalam semua hal oleh orang-orang terdekatnya.

Termasuk ibunya Era (45) yang berjualan di Pasar Bandar Air, Pasie Kandang, Pasie Nan Tigo. Untuk mandi dari kasurnya di ruang tamu ke kamar mandi, keluarga ini juga harus meminjam kursi roda ke tetangga sebelah.

“Kami belum punya kursi roda. Jadi, untuk memindahkan anak saya harus minjam punya tetangga. Ada ibu-ibu yang juga lumpuh dan punya kursi roda,” terang Eri.

Bima dan Eri mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade.

“Terima kasih pak Andre Rosiade, bantuan sudah kami terima. Semoga berkah untuk kami dan pahala untuk bapak. Insya Allah akan kami gunakan untuk keperluan Bima,” ujar Eri.

Baca juga: Andre Rosiade Bantu Biaya Berobat IRT yang Mengalami Kebutaan di Padang

Sekretaris PD PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar Nurhaida mengatakan, mereka mendapatkan informasi terkait kondisi Bima dari organisasi kemahasiswaan di Kota Padang.

“Kami dapat informasi, tapi tidak tahu kalau Bima belum punya kursi roda. Jadi, kami serahkan uang tunai, terserah dimanfaatkan untuk apa. Beli kursi roda atau untuk berobat juga,” bebernya. (*)

Baca Juga

Dinas Perdagangan (Disdag) mengingatkan kepada produsen dan pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
Update Harga Sembako Pasar Raya, Bawang Putih Naik, Cabe Stabil
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Di Depan Massa Demo, Sekda Tiga Kali Hubungi Wagub Vasko Namun Tak Dijawab
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Massa Demo Gubernur Masih Bertahan hingga Malam Ini, Jalan Sudirman Ditutup Sementara
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Demo Gubernur Sumbar: Mahasiswa Soroti Tambang Emas Ilegal dan Anggaran Perbaikan Rumah Dinas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Anggarkan Rp399 Juta Beli Sofa Rumah Dinas, Setara 6 Unit Huntap Korban Banjir