Pemko Padang Akan Rancang Perwako Perlindungan Ulama

Pemko Padang Akan Rancang Perwako Perlindungan Ulama

Mahyeldi Ansharullah saat memberikan tausiah subuh di Masjid Muhajirin, Komplek Wisma Indah III Tabing, Padang. (Foto: Humas Pemko Padang)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang akan rancang Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang perlindungan terhadap ulama dan tokoh masyarakat di daerah itu.

Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Padang menyebutkan, Perwako Perlindungan Ulama sangat penting bagi masyarakat, baik dalam pengembangan ilmu keagamaan ataupun peran ulama dalam persolan sosial kemasyarakatan serta adat istiadat.

“Ulama merupakan sosok utama dalam menerapkan dan mempertahankan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Ranah Minang,” ujarnya, Sabtu (09/03/2019) saat memberikan tausiah subuh di Masjid Muhajirin, Komplek Wisma Indah III Tabing, Padang.

Mahyeldi menilai, peran ulama di Ranah Minang sudah seharusnya dilindungi dan dibersayakan oleh pemerintah, melalui kebijak-kebijakan. “Supaya fungsi ulama benar-benar dirasakn masyarakat. Baik saat berdakwah agama, maupun menciptakan kerukunan di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Pemko Padang juga akan merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang alokasi dana untuk makan dan minum bagi anak-anak pejuang subuh di setiap masjid dan Mushalla yang ada di Kota Padang.

“Ini untuk memberikan motovasi kepada generasi muda dalam melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid dan mushalla, serta untuk menghafal al-Quran,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi menghimbau, agar masyarakat kota Padang bersama-sama ciptakan generasi muda yang berakhlak baik, berilmu pengetahuan dan beraqwa. “Mari mulai dari rumah tangga,” katanya. (FZ)

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian