Pemko Bukittinggi Lakukan Percepatan Pembersihan Pasar Bawah yang Terbakar

Langgam.id-Pasar Bawah

Pembersihan lokasi Pasar Bawah yang terbakar pada Rabu (24/11/2021) lalu. [foto: Pemko Bukittinggi]

Langgam.id – Pemko Bukittinggi segera melakukan percepatan pembersihan lokasi Pasar Bawah yang terbakar pada Rabu (24/11/2021) dini hari lalu.

Hal ini dilakukan setelah tim INAFIS Polresta Bukittinggi merampungkan tugasnya.

“Hari ini, Senin, (29/11/2021), gabungan ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi melaksanakan gotong royong di lokasi kebakaran,” ujar Pemko Bukittinggi dalam akun Instagram @pemko_bukittinggi, Senin (29/11/2021).

Pemko Bukittinggi menyebutkan, bahwa proses pembersihan ini diperkirakan memakan waktu 1-2 hari. Hal ini dikarena cukup sulitnya akses menuju lokasi.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan puluhan bangunan kios di Pasar Bawah Bukittinggi, Rabu, (24/11/2021) sekitar pukul 00.45 WIB. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp625 juta.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 25 Kios di Pasar Bawah Bukittinggi

Lokasi kebakaran tepatnya terjadi di bedeng dekat jembatan gantung Pasar Bawah Bukittinggi.

Sebanyak 12 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Di antaranya berasal dari Agam 3 unit, Padang Panjang 1 unit dan Payakumbuh 1 unit.

Baca Juga

Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Breaking News! Longsor di Kawasan Bekas Tambang SilokekĀ 
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga