Pemkab Pesisir Selatan Serahkan Insentif Covid-19 untuk 487 Tenaga Kesehatan

Pemkab Pesisir Selatan Serahkan Insentif Covid-19 untuk 487 Tenaga Kesehatan

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni serahkan insentif Covid-19 secara simbolis untuk tenaga kesehatan di daerah itu (Foto: Humas Pemkab Pessel)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) serahkan insentif Covid-19 untuk 487 tenaga kesehatan di daerah itu.

Insentif tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di gedung Painan Convention Center (PPC) pada Selasa (11/08/2020).

“Tenaga kesehatan tidak kenal lelah melaksanakan fungsi, terutama dalam penanganan Covid-19. Dalam hal ini pemerintah memberikan reward berupa insentif. Diharapkan pemberian insentif ini dapat meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.” ujar Hendrajoni melalui rilis yang dikutip di situs resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan pesisirselatankab.go.id, Rabu (12/08/2020).

Menurut Hendrajoni, penanganan Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah berserta jajaran dan stakeholder lainnya. Upaya itu telah membuahkan hasil, dimana 2 bulan lebih tidak ada kasus baru dan Kabupaten Pesisir berstatus zona hijau.

Baca Juga: Kontak dengan Perantau yang Positif Corona, 14 Warga Pesisir Selatan Isolasi Mandiri

“Akan tetapi beberapa hari lalu kita dikejutkan dengan adanya kasus baru dari luar daerah, sehingga jumlah kasus positif di Pesisir Selatan bertambah menjadi 21 orang. Rincian, sembuh 17 orang, meninggal 1 orang dan diisolasi di BPSDM Provinsi Sumatera Barat 3 orang,” jelasnya.

Ia meminta, tenaga kesehatan terus melakukan penanganan Covid-19 di wilayah kerja masing-masing secara intensif. Kemudian, mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Satria Wibawa mengungkapkan, tenaga kesehatan yang menerima insentif itu berasal dari Puskesmas se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca Juga: Masuk Zona Kuning Corona, Pesisir Selatan Protes Pemprov Sumbar

Total anggaran yang diberikan yaitu Rp3,6 miliar, insentif itu akan diberikan selama tiga bulan. Dana itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dan ditambah dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas dan Kabupaten.

“Maksimal tenaga kesehatan menerima insentif sebesar Rp5 juta per orang, tergantung hari kerja dan banyaknya kasus di wilayahnya. Sifatnya pemantauan dan penemuan kasus di wilayah kerja masing-masing,” ujarnya. (*/ZE)

Baca Juga

Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Keluarga Minta Diusut Tuntas, Punggung Guru yang Meninggal di Mes Polisi Pesisir Selatan Memerah
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Kasus Guru PPPK Meninggal di Mes Polisi, Orang Tua Korban Beberkan Kejanggalan
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Guru PPPK Meninggal di Kamar Mes Polisi, Kasus Masih Diselidiki
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Pengusaha Dapur MBG di Pesisir Selatan Polisikan Yayasan dan Pemilik Lahan, Klaim Rugi Rp1 Miliar
Ilustrasi pocong. (Dok. AI)
Heboh Video “Pocong Begal” Gegerkan Warga Pesisir Selatan, Ini Kata Polisi
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal