Pemkab Dharmasraya Susun Formasi CPNS 2019

Pemkab Dharmasraya Susun Formasi CPNS 2019

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerjaan bersama ASN di lingkungan Pemkab Dharmasraya

Langgam.id- Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya masih melakukan penghitungan jumlah kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk rekrutan CPNS 2019.

Kepala BKPSDM Dharmasraya Khairudin mengatakan, saat ini masih melakukan klarifikasi dengan sejumlah SKPD di Dharmasraya, terkait jumlah formasi yang dibutuhkan.

"Masih kita hitung, sudah ada sinyal dari pusat, kemudian kita himpun dari seluruh kebutuhan SKPD, kalau nanti sudah dapat jumlahnya akan segera kita kirim ke pusat," katanya dihubungi di Padang, Jumat, (14/6/2019).

Kata dia, proses penghitungan jumlah formasi akan dapat diketahui minggu depan. Setelah penghitungan selesai BKPSDM akan segera mengirimkan ke Kemenpan RB di Jakarta.

Khairudin menyebut, tahun lalu kabupaten Dharmasraya menerima 248 formasi CPNS yang dikabulkan pemerintah pusat. Terpenuhi sebanyak 247 formasi.

Namun jumlah tersebut masih jauh di bawah kebutuhan ASN di Dharmasraya, yang jumlahnya mencapai ribuan. Kebutuhan itu berdasarkan jumlah penduduk, luas wilayah, dan kemampuan APBD.

"Kebutuhan formasinya dalam bidang kesehatan dan pendidikan, seperti pendidikan masih ada sekolah SD di Dharmasraya yang cuma punya dua orang guru PNS, masih sangat jauh dari standar," katanya. (Rahmadi)

Tag:

Baca Juga

Wabup Dharmasraya Serahkan SK Bagi 62 CPNS Formasi 2019
Wabup Dharmasraya Serahkan SK Bagi 62 CPNS Formasi 2019
91 CPNS 2019 Bukittinggi Mulai Bekerja, Sekda: Belum Ada Pangkat
91 CPNS 2019 Bukittinggi Mulai Bekerja, Sekda: Belum Ada Pangkat
Pemko Padang Sudah Tetapkan Jadwal Tes SKB CPNS 2019
Pemko Padang Sudah Tetapkan Jadwal Tes SKB CPNS 2019
SKB CPNS 2019 | Tes SKD CPNS 2020, cpns mei 2021, 742 formasi
Wajib! Pendaftaran Ulang SKB CPNS 2019 untuk Kemensesneg dan Setkab
CPNS Disabilitas di Sumbar
Status CPNS Dicabut BPK, Alde Maulana Minta Dukungan Pemprov Sumbar
Kasus Alde Maulana
Soal Kasus Alde Maulana, LBH Padang: Paradigma Difabel di Pemerintahan Masih Minim