Pelayanan Dilakukan Online, Kantor Disdukcapil Padang Masih Ditutup

Pelayanan di Disdukcapil Padang menerapkan jaga jarak

Pelayanan di Disdukcapil Padang menerapkan jaga jarak. (Foto: Irwanda)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menutup sementara layanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang Muji Susilawati mengatakan penutupan kantor Disdukcapil guna memutus penyebaran Covid-19.

“Ya, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, untuk sementara kantor Disdukcapil ditutup. Penutupan ini dimulai sejak tanggal 7 September 2020 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya,” ujar Muji, dikutip langgam dari laman resmi pemko, Kamis (10/9/2020).

Muji menyebutkan, masih belum dibukanya kantor Disdukcapil tersebut dikarenakan hasil tes swab sebagian pegawai belum keluar.

“Hasil swab sebagian pegawai belum keluar. Jadi untuk mencegah penyebaran Covid-19, kita tutup sementara hingga hasil tes swab semua pegawai keluar,” katanya.

Meski begitu, ia memastikan pelayanan tetap bisa dilakukan secara online. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) seperti KTP, KK, Akta Kelahiran dan lainnya masih tetap dilaksanakan melali website online.disdukcapil.padang.go.id.

“Mari kita berdoa semoga wabah ini cepat berakhir dan kita dapat kembali melaksanakan aktifitas secara normal lagi,” ujar Muji. (*/HFS)

Baca Juga

Foto Pemain baru Semen Padang FC Rezaldi Hehanussa (tengah) usai membawa Persija Juara Liga 1 pada 2018
Rezaldi Hehanussa Siap Bawa Semen Padang FC Kembali ke Liga 1
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Ronaldo Kwateh menjalani debut saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (19/09/2025)
Eks Pemain Semen Padang FC Tagih Tunggakan Gaji, Manajemen: Tunggu Dana Sponsor
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang