Pasar Baru Muara Labuh Solsel Terbakar, Bupati Minta Pastikan Penyebab

Langgam.id-Pasar Baru Muara Labuh

Bupati Solsel Khairunas meninjau keadaan Pasar Baru Muara Labuh usai mengalami kebakaran. [foto: Pemkab Solsel]

Langgam.id – Bupati Solok Selatan Khairunas meminta pihak terkait untuk menelusuri penyebab kebakaran yang melanda Pasar Baru Muara Labuh. Pasar ini terbakar pada Selasa (21/12/2021) sekitar pukul 03.45 WIB.

Selain itu, Khairunas juga sudah memerintahkan OPD terkait untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.

Hal itu disampaikan Khairunas saat meninjau keadaan Pasar Baru Mura Labuh bersama Wabup Yulian Efi.

Bupati dan wabup meninjau secara keseluruhan keadaan Pasar Baru Muara Labuh. Mulai dari bangunan, dan kelengkapan infrastruktur lainnya.

“Kami telah menginstruksikan Dinas Koperindagkop untuk mengurusi peristiwa ini. Serta memastikan seluruh pedagang yang terdampak mendapatkan pelayanan,” tulis Khairunas dalam akun Instagram @khairunasofficial.

Ia menambahkan, bahwa seluruh unsur OPD yang terkait akan dikolaborasikan agar dapat meringankan beban pedagang yang terdampak kebakaran.

“Selain itu, kita juga pastikan pengangkatan puing-puing juga dapat dilakukan secepatnya. Hal ini agar aktivitas pasar dapat dilakukan seperti biasa kembali,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kabid Perdagangan dan Pasar Solsel Rini Irawati mengatakan, diperkirakan sebanyak 20 kios dilahap si jago merah.

Sedangkan yang rusak parah ungkap Rini, diperkirakan berjumlah 14 kios.

Baca juga: Kilas Balik 3 Anak Meninggal di Solsel: Diasuh Kakek-Nenek, Bergantian ke RS

Dalam insiden kebakaran tersebut terangnya, ada 8 unit petak kios yang berisi. Kemudian selebihnya kosong atau tidak dihuni.

“Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Baca Juga

Kebakaran di kawasan komplek Tarantang, Kota Padang. (Dok. Damkar Padang)
Tiga Rumah Terbakar di Tarantang Padang, Dua Sepeda Motor Hangus
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu