Pasangan Benny Dwifa-Iraddatillah Klaim Kemenangan di Pilkada Sijunjung

Langgam.id – Tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sijunjung, Benny Dwifa-Iraddatillah, mengklaim kemenangan dalam pilkada 2020 di wilayah itu. Mereka menyebut sudah meraih suara 25,06% berdasarkan penghitungan formulir C1.

“Alhamdulilah, berdasarkan hasil hitungan real count berkas C1 hasil Salinan KWK KPU di seluruh TPS di 8 kecamatan, pasangan nomor urut 3 atas nama Benny-Radi unggul dalam pilkada Sijunjung 2020, sebesar 25,06%, mengunci di 27.327%,” kata ketua tim pemenangan Benny-Iraddatillah, Muchlis Anwar, Sabtu (12/12/2020).

Muchlis mengatakan, berdasarkan penghitungan C1 yang mereka kumpulkan di setiap TPS, empat pasangan lainnya memperoleh suara lebih rendah. Dari penghitungan itu, kata dia, posisi kedua ditempati pasangan Hendri-Indra dengan suara sebesar 22,40% atau meraup 24.428 suara. Sementara posisi ketiga diisi Arrival-Mendro, dengan suara 21.302 atau 19,54%.

“Adapun posisi keempat diisi oleh pasangan nomor urut Ashelfine-Sarikal, dengan perolehan suara 18.866 atau sama dengan 17,30%. Terakhir, di posisi kelima ditempati oleh pasangan nomor urut 2, Endre-Nasrul, sebesar 17.108 suara atau 15,69%” ungkapnya.

Meski sudah mengklaim kemenangan, Benny Dwifa-Iraddatillah akan tetap menunggu hasil penghitungan yang sah dari KPU. Pasangan ini juga berpesan pada pendukungnya untuk tidak terpecah akibat pilkada.

“Alhamdulillah, kemenangan ini patut kita syukuri dengan tidak berlebihan pastinya. Mari kita kawal suara rakyat ini dengan khidmat. Mari kita rangkul tangan kawan yang berbeda pilihan, hapus segala bentuk kebencian, sudahi segala hal pertengkaran,” ucapnya. (ABW)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Penyebab Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor hingga 9 Orang Meninggal 
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Kebun yang Berubah Jadi Kuburan: Membaca Pembiaran Spasial Tambang Maut Sijunjung
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang: Tragedi Tambang Ilegal yang Menelan Korban Jiwa di Sijunjung Bukan Musibah Alam
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta (tengah) diwawancarai wartawan. (Foto: Irwanda/Langgam.id)
Kapolda Sumbar Enggan Tanggapi Kasus Tambang Emas Ilegal di Sijunjung yang Menelan Korban Jiwa