Mulyadi Geram Tambang Emas Ilegal di Sumbar Pakai Ekskavator Tak Tersentuh, Pemodal Mesti Disikat

Mulyadi Geram Tambang Emas Ilegal di Sumbar Pakai Ekskavator Tak Tersentuh, Pemodal Mesti Disikat

Anggota DPRI RI, Mulyadi.

Langgam.id – Anggota Komisi I DPR RI Mulyadi geram dengan maraknya tambang emas ilegal yang menggunakan ekskavator di Sumatera Barat (Sumbar). Praktik yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini dinilai tak tersentuh hukum. 

Hal tersebut disampaikan Mulyadi dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) beberapa waktu lalu. Ia meminta TNI turun tangan untuk menindak tegas pihak yang terlibat membekingi kegiatan tambang emas ilegal di Sumbar.

“Mohon kiranya aktualisasi peran TNI betul-betul terwujud untuk menertibkan (tambang ilegal) yang sudah bertahun-tahun tidak mampu ditertibkan,” ujarnya.

Mulyadi menegaskan aktivitas tambang emas ilegal mengenakan ekskavator mesti dihentikan. Bukan kegiatan masyarakat yang hanya mengunakan alat pendulang sederhana untuk menambang emas.

Kegiatan masyarakat kecil dengan alat pendulang masih bisa ditoleransi, karena untuk menunjang ekonomi sehari-hari.

“Yang mesti segera ditertibkan itu adalah yang menggunakan ekskavator. Masak puluhan bahkan sampai ratusan ekskavator beroperasi di satu titik lokasi tambang ilegal disebut tambang rakyat,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar itu.

Ia meminta aparat fokus kepada penindakan terhadap pelaku dan cukong atau pemodal yang mengendalikan alat berat. Mereka mesti diproses secara hukum dan ekskavator disita sebagai barang bukti. 

Informasinya yang dihimpun berbagai media, beredar dua nama inisial N dan R yang diduga cukong tambang emas ilegal di Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman. 

Menanggapi itu, Mulyadi minta polisi dan TNI menyelidiki dan menindaklanjuti informasi yang beredar, apalagi informasi tersebut sudah menjadi rahasia umum. 

“Tak ada yang tidak tersentuh hukum dalam hal ini. Cukong dan orang-orang, termasuk aparat yang bekingi tambang ilegal ini mesti ditindak tegas. Siapapun. Agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (WAN) 

Baca Juga

Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Polisi Sita Satu Unit Ekskavator dalam Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan
Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan, Polisi Datang Pelaku Kabur
Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan, Polisi Datang Pelaku Kabur
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Walhi Sumbar Laporkan Gubernur, Bupati hingga Polda ke Lembaga Pusat, Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Walhi Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Sumbar ke Mabes Polri 
Walhi Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Emas Ilegal di Sumbar ke Mabes Polri 
Jenazah korban banjir bandang di Sumatra Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA.
Polisi Soal Berantas Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Pelaku “Kucing-kucingan”