Landmark Padang Kota Tercinta Mulai Dibangun, Pemko Siapkan Anggaran Rp1,436 M

Landmark padang kota tercinta

Kondisi landmark "Padang Kota Tercinta" usai terbakar pada 2019 lalu. [foto: Rahmadi/Langgam.id]

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai membangun landmark  melaksanakan pembangunan landamark “Padang Kota Tercinta” sejak 20 Oktober 2021 lalu. Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan landmark yang berada di puncak Gunung Padang ini sebesar Rp 1,436 miliar.

Baca juga: Kebakaran di Gunung Padang Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Padang, Tri Hadiyanto mengatakan, pembangunan landmark “Padang Kota Tercinta” dikerjakan oleh CV. Lanbaso Raspati, dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Nagari.

“Anggaran pembangunan landamark sendiri sebesar 1,436 milyar dan dana ini murni dari Bank Nagari. Saat ini sedang proses pekerjaan,” ujarnya saat dihubungi langgam.id, Jumat (29/10/2021).

“Dalam proses pembangunan landamark, masih dalam pengawasan pihak kami juga,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyebut landmark yang berada di puncak Gunung Padang ini di awal tahun akan berfungsi kembali. Ia berharap ke depan masyarakat bisa menjaga landmark tersebut yang merupakan ikon Kota Padang.

“Nanti setelah berdiri, kita akan menghitung asetnya. Dan aset itu akan kita berikan ke Bank Nagari, selanjutnya Bank Nagari juga akan memberikan kembali aset tersebut ke Pemko untuk merawatnya,” jelasnya.

Secara terpisah, Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Raju M. Chaniago juga memastikan bahwa pembangunan landmark saat ini tengah berjalan.

“Kita meminta awal tahun landmark ini sudah siap, karena bantuan juga sudah diterima dari Bank Nagari,” ungkapanya.

Baca Juga

Ilustrasi - temperatur saat panas. (Foto: geralt/pixabay.com
Sumbar Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Aman Beraktivitas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Macet di Sitinjau Lauik ulah truk bermasalah. (Dok. WAG Sitinjau Lauik)
Dua Jam Sitinjau Lauik Lumpuh Ulah Dua Truk Bermasalah, Jalur Padang–Solok Kembali Lancar
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih