Sejumlah Lampu Merah By Pass Kacau, Dishub Padang Bilang Begini

Wali Kota Padang, Hendri Septa melakukan pengecekan kondisi traffic light di sepanjang jalan Bypass pada Jumat (5/4/2024). Pengecekan tersebut dilakukan karena permasalahan traffic light

Traffic light di Bypass Balai Baru, Kota Padang. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Sejumlah traffic light atau lampu merah di persimpangan Jalan By Pass Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) seringkali membingungkan pengendara. Sebab lampu hijau sering hidup dalam waktu bersamaan dari dua arah berlawanan.

Seperti yang terjadi di lampu merah Simpang By Pass Balai Baru, Kuranji. Jika lampu lampu hijau hidup dari arah barat, maka lampu hijau dari jalan arah timur juga hidup. Akibatnya, kendaraan bertemu di tengah dari dua arah berbeda.

Sementara itu, lampu lalu lintas yang berada di selatan maupun utara juga tampak berbeda. Keduanya hidup bergantian sehingga tidak bertemu dua kendaraan di tengah persimpangan jalan.

Selain di Simpang By Pass Balai Baru, fenomena itu juga terjadi di Simpang By Pass Kampung Lalang Kuranji dan Simpang By Pass Ketaping. Kondisi ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak usai lebaran 2019 lalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Dian Fakhri, mengaku telah mengetahui permasalahan lampu merah tersebut. Namun pihaknya belum bisa berbuat banyak karena terkendala kewenangan.

Hingga saat ini, pengelolaan lampu merah di sepanjang jalan By Pass belum diserahkan kepada Dishub Kota Padang. Lampu lalu lintas di jalan tersebut dikelola langsung oleh Kementerian Perhubungan lewat Balai Pengelolaan Transportasi Darat.

Termasuk kunci untuk pengaturan lampu lalu lintas tidak dipegang oleh Dishub Kota Padang. Rencananya, pengelolaan lampu lalu lintas tersebut memang akan diserahkan ke Dishub Kota Padang.

“Memang banyak yang menghubungi saya khusus soal By Pass ini. Saya terpaksa menghubungi orang balai yang merupakan wakil Kemenhub, tapi belum diserahkan,” katanya saat dihubungi langgam.id, Rabu (12/11/2019).

Dia berharap pengelolaan lampu lalu lintas segera diserahkan ke Dishub Padang. Sehingga pengaturan lampu bisa diperbaiki dan akurat. Kelancaran lampu lalu lintas juga untuk menghindari kecelakaan.

Dijelaskannya, saat ditanya ke Kemenhub, mereka beralasan masih ada alat-alat lampu lalu lintas tersebut yang harus diperbaiki. Sehingga belum bisa diserahkan ke Dishub.

“Sebenarnya kalau kami terima dilema juga jadinya, nanti banyak yang diperbaiki, terpaksa kita membiayai. Jadi begitu kondisinya sekarang,” katanya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir