KPU Sumbar Tetapkan Status Fakhrizal-Genius Umar Batal Serahkan Dukungan

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani. (Foto: Rahmadi)

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Barat (Sumbar) menetapkan status bakal calon pasangan perseorangan gubernur dan wakil gubernur Fakhrizal-Genius Umar, batal menyerahkan perbaikan dukungan.

Baca juga: Alasan Calon Perseorangan Fakhrizal-Genius Tak Serahkan Perbaikan Dukungan ke KPU Sumbar

KPU Sumbar telah menutup penyerahan perbaikan verifikasi faktual dukungan, Senin (27/7/2020) pukul 24:00 WIB. Penyerahan syarat perbaikan dukungan itu telah dibuka sejak Sabtu (25/7/2020).

Namun, pasangan Fakhrizal-Genius Umar telah menggelar jumpa pers pada Senin (27/7/2020) sore kepada wartawan. Ia mengumumkan tidak akan menggunakan waktu perbaikan yang diberikan oleh KPU Sumbar.

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani mengatakan, berdasarkan akun silon KPU Sumbar, status pasangan Fakhrizal-Genius Umar batal menyerahkan dukungan. Sehingga tidak bisa melakukan tahapan selanjutnya.

"Sampai saat ini dalam aturan tidak bisa melanjutkan, kecuali ada produk aturan lain memerintahkan nantinya kita tidak tahu," katanya, Selasa (28/7/2020).

Terkait soal gugatan dari tim Fakhrizal-Genius Umar, KPU Sumbar akan menyiapkan semuanya setelah mendapatkan kiriman surat permohonannya dari Bawaslu Sumbar.

"Jadi nanti kita akan disurati oleh Bawaslu Sumbar, setelah surat gugatan diregister oleh Bawaslu," katanya.

Baca juga: Tim Fakhrizal-Genius Umar akan Ajukan Sengketa Soal Hasil Verifikasi Faktual KPU Sumbar

Selain itu, menanggapi sejumlah tuntutan tim Fakhrizal-Genius Umar pihaknya sudah memberikan jawaban. Namun, tim bakal pasangan calon tidak menerima dan tidak mengubris jawaban dari KPU Sumbar.

Terkait form B.51 KWK yang harus diisi oleh pendukung, hal itu sudah diizinkan oleh KPU RI. Tujuan form tersebut untuk memastikan bahwa petugas benar-benar turun ke lapangan menemui pendukung.

Tim bakal pasangan calon juga mengatakan untuk tingkat kabupaten kota ada perbedaan penggunaan form itu. Menurut Izwaryani memang tidak ada pula kewajiban harus sama. Sejak awal tahapan memang sudah tidak disamakan.

"Sudah kita jawab tapi mereka saja tidak mau tahu dengan jawaban kita, bahwa kita sudah lakukan sesuai dengan prosedur," katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM KPU Sumbar, Jons Manadi mengatakan, pembayaran honor petugas KPPS
KPU Sumbar: Pembayaran Honor Petugas KPPS PSU DPD RI Paling Lambat 16 Juli 2024
PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
Desain surat suara untuk PSU pada 13 Juli 2024 nanti sudah disetujui oleh 16 calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Sumbar.
Desain Surat Suara PSU DPD RI Sumbar Sudah Disetujui, KPU: Segera Dikirim ke Percetakan
KPU Sumbar resmi menetapkan 65 calon anggota DPRD Sumatra Barat terpilih pada Pemilu serentak 2024 pada rapat pleno yang digelar Jumat
KPU Tetapkan 65 Anggota DPRD Sumbar Terpilih, Ini Nama-namanya
MK memerintahkan kepada KPU untuk melakukan PSU pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tahun 2024 Provinsi Sumatra Barat.
Raih Suara Terbanyak, Ini Tanggapan Cerint Irallozza Tasya Soal PSU Anggota DPD Sumbar
Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk pemilihan calon anggota DPD di Sumbar
PSU DPD Sumbar Diulang Usai MK Kabulkan Gugatan Irman Gusman, Begini Respons KPU