KPU Sumbar Rincikan Cara Memilih untuk yang Tidak Terdaftar di DPT

KPU Sumbar Rincikan Cara Memilih untuk yang Tidak Terdaftar di DPT

Ilustrasi - Kantor KPU Sumbar (Foto: Rahmadi)

Langgam.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia akan menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Hasil Perbaikan ketiga secara Nasional pada hari ini, Kamis (4/4/2019).

Demikian dilansir situs resmi KPU Sumbar, Rabu (3/4/2019). Sebelumnya, pada Selasa (2/4/2019), KPU Sumbar telah menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Ketiga (DPTHP3) di Padang.

Dalam rapat pleno tersebut, KPU Sumbar menetapkan jumlah pemilih di Sumbar adalah 3.724.604 orang. Dengan rincian, 1.840.431 pemilih laki-laki dan 1.884.173 pemilih perempuan.

Jumlah tersebut bertambah 6.601 pemilih dari DPTHP2 yang sudah ditetapkan beberapa waktu sebelumnya. Para pemilih di Sumbar tersebut akan memilih di 16.719 tempat pemungutan suara (TPS). TPS tersebar di 1.158 nagari/kelurahan/desa dalam 179 kecamatan di wilayah 19 kabupaten dan kota se Sumbar.

Rapat Pleno yang digelar KPU Sumbar merupakan tindak lanjut dari surat Bawaslu RI tanggal 22 Maret 2019 tentang Rekomendasi Saran Perbaikan Terhadap Daftar Pemilih dan Kebutuhan serta Distribusi Surat Suara dalam Pemilu 2019 serta Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 20/PUU-XII/2019 pada tanggal 28 Maret 2019.

Dalam rilis tersebut, KPU Sumbar menyatakan telah mendata pemilih dan mengakomodir penambahan TPS di daerah yang terkonsentrasi memiliki pemilih daftar pemilih khusus (DPK) untuk dimasukan menjadi daftar pemilih tetap (DPT). Ada penambahan satu TPS karena proses ini.

Kedua, soal pindah memilih yang dikategorikan sebagai daftar pemilih tambahan (DPTb) juga diakomodir oleh KPU Sumbar. "Pasca-putusan MK, Kabupaten/Kota membuat pengumuman dan sosialisasi serta membuka pendaftaran layanan pindah memilih hingga tujuh hari sebelum hari pemunghutan dan penghitungan suara (pada tanggal 10 April 2019)."

Pemilih yang masuk dalam kategori ini adalah yang sudah terdaftar dalam DPT tapi mengalami keadaan tertentu sehingga harus pindah memilih.

Kriteria yang boleh pindah memilih yakni, sakit karena keadaan tidak terduga di luar kemampuan dan kemauan pemilih yang bersangkutan, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana dan menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

Untuk mengakomodir pemilih tambahan ini, KPU Sumbar menambah 16 TPS. Sehingga total ada penambahan 17 TPS.

Ketiga, untuk pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tetap tambahan (DPTb), didaftarkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). "Dapat dilayani hak pilihnya pada pukul 12.00 sd 13.00 atau satu jam menjelang TPS ditutup."

Bila di hari pemungutan suara ada pemilih yang belum masuk dalam DPT atau DPTb dan belum memiliki KTP elektronik, menurut KPU Sumbar, pemilih tersebut dapat dilayani apabila memiliki Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Instansi lain yang sejenis yang memiliki kewenangan untuk itu. (*/HM)

Baca Juga

PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
PSU DPD RI, KPU Sumbar Mulai Distribusikan Kotak dan Surat Suara
Desain surat suara untuk PSU pada 13 Juli 2024 nanti sudah disetujui oleh 16 calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Sumbar.
Desain Surat Suara PSU DPD RI Sumbar Sudah Disetujui, KPU: Segera Dikirim ke Percetakan
KPU Sumbar resmi menetapkan 65 calon anggota DPRD Sumatra Barat terpilih pada Pemilu serentak 2024 pada rapat pleno yang digelar Jumat
KPU Tetapkan 65 Anggota DPRD Sumbar Terpilih, Ini Nama-namanya
MK memerintahkan kepada KPU untuk melakukan PSU pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tahun 2024 Provinsi Sumatra Barat.
Raih Suara Terbanyak, Ini Tanggapan Cerint Irallozza Tasya Soal PSU Anggota DPD Sumbar
Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk pemilihan calon anggota DPD di Sumbar
PSU DPD Sumbar Diulang Usai MK Kabulkan Gugatan Irman Gusman, Begini Respons KPU
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan bahwa tidak ada ada perubahan waktu terkait penyelenggaraan Pilkada
Pilkada Sumbar Dipastikan Nihil Calon Perseorangan