Kemenag Sumbar Akan Sanksi Pelajar yang Rayakan Valentine Day

Kemenag Sumbar Akan Sanksi Pelajar yang Rayakan Valentine Day

Surat himbauan untuk tidak merayakan Valentine Day dari Kemenag Sumbar (Ilustrasi: Langgam.id)

Langgam.id – Kementerian Agama (Kemenag) wilayah Sumatra Barat akan berikan sanksi terhadap pelajar yang ikut merayakan Valentine Day. Sanksi diterapkan sesuai dengan aturan yang ada di sekolah masing-masing.

"Sanksinya, sesuai dengan aturan yang berlaku di madrasah masing-masing. Kalau di tengah masyarakat, itu sudah ada Peraturan Nagari (Pernag) masing-masing," ujar Hendri, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Kamis (14/03/2019).

Selain itu, Hendri juga menghimbau seluruh jajarannya agar tidak ikut serta rayakan Valentine Day. "Jika ada yang ikut merayakan atau memfasilitasi perayaan Valentine Day, maka akan kita sanksi," jelasnya.

Melalui surat edaran dengan nomor B.374/Kw.03/6-f/BA.00/II/2019, Hendri juga menyatakan, kepada Kepala KUA, Penghulu dan penyuluh agama, agar mereka pro aktif untuk menghimbau masyarakat yang beragama Islam, agar tidak merayakan valentine day.

Surat himbauan itu berisi enam poin, menyatakan;

Dalam rangka mengatisipasi perayaan VALENTINE DAY atau disebut juga HARI KASIH SAYANG, maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menghimbau:

  1. Agar tidak mengikuti VALENTINE DAY karena budaya tersebut meyimpang dari nilai, norma dan aturan Agama Islam dan Budaya Minangkabau.
  2. Agar menghimbau dan memerintahkan kepada seluruh pegawai/ASN yang berada di bawah kepemimpinannya untuk tidak ikut merayakan, memfasilitasi, dan atau menyediakan sarana untuk acara VALENTINE DAY.
  3. Agar memerintahkan Kepala Madrasah yang berada di wilayah kepemimpinann masing-masing untuk memantau seluruh Siswa/Siswi pada Madrasah agar tidak ikut-ikutan merayakan merayakan VALENTINE DAY, dan bagi siswa/siswi yang terbukti ikut merayakan VALENTINE DAY agar diberi sanksi yang tegas.
  4. Agar memerintahkan Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama untuk pro-aktif menghimbau masyarakat yang beragama Islam agar tidak merayakan VALENTINE DAY.
  5. Agar mengajak masyarakat untuk menjauhkan diri dari perbuatan tercela, maksiat, Narkoba serta perbuatan yang tidak sesuaidengan ajaran Agama, Adat Istiadat Minangkabau, serta Etika Masyarakat.
  6. Agar meneruskan himbauan ini ke Kantor Urusan Agama, Madrasah Ibtidiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah serta Penyuluh Agama untuk melaksanakan dan mempedomani isi himbauan dimaksud. (FZ)
Tag:

Baca Juga

Rektor ITP Lantik WR dan Dekan Periode 2025-2029
Rektor ITP Lantik WR dan Dekan Periode 2025-2029
UNP Perpanjang Kerjasama dengan Universiti Pendidikan Sutan Idris Malaysia
UNP Perpanjang Kerjasama dengan Universiti Pendidikan Sutan Idris Malaysia
Jadi GRS Pertama di Sumatra, Gubernur Sumbar Apresiasi Sekolah Kristen Kalam Kudus
Jadi GRS Pertama di Sumatra, Gubernur Sumbar Apresiasi Sekolah Kristen Kalam Kudus
Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang jadi Google Reference School Pertama di Sumatra
Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang jadi Google Reference School Pertama di Sumatra
Berita Sawahlunto - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Tambang Ombilin bakal dijadikan perjalanan wisata minat khusus.
Masuk Kurikulum Muatan Lokal, Modul P5 WTBOS Diuji Coba di SMAN 1 Sumbar
Kota Padang Bersatu untuk Pendidikan Maju
Kota Padang Bersatu untuk Pendidikan Maju