Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata

Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata

RSUP M Djamil Padang merupakan salah satu rumah sakit di Sumbar yang masih membutuhkan tambahan alat bantu pernapasan ventilator untuk ruang isolasi covid-19. (foto: infopublik.id)

Langgam.id – Orang tua dari balita bernama Alceo Hanan Flantika melayangkan surat ke Kementerian Kesehatan hingga Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), buntut kematian anak mereka yang diduga akibat kelalaian Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan medis.

Alceo, bayi 14 bulan itu meninggal dunia pada 3 April 2026, saat menjalani perawatan selama sepekan di RSUP M Djamil Padang karena alami luka bakar. Keluarga meminta lembaga terkait mengusut tuntas kasus ini.

“Usut kasus ini sampai tuntas, kami ingin ada sanksi pidana dan perdata untuk orang-orang yang sudah melakukan kesalahan,” kata Doris Flantika, Rabu (22/4/2026).

Selain melayangkan surat ke sejumlah lembaga, Doris mengungkapkan bahwa ia juga telah memutuskan menempuh jalur hukum. Laporan resmi dijadwalkan dilakukan pada Kamis (23/4/2026) di Polda Sumbar.

“Kami berharap pihak berwenang melakukan tindakan yang tegas kepada orang-orang yang bersalah ini. Kami melaporkan lembaganya (rumah sakit) dan personal,” terangnya.

Personal yang akan dilaporkan ke polisi mulai dari direktur, perawat hingga petugas yang menangani Alceo selama masa perawatan.

“Dilaporkan pihak-pihak yang menurut kami diduga sudah melakukan kesalahan SOP, kelalaian. Akan kami sebut semua nama-nama itu, kami laporkan ke Polda,” tegasnya.

Doris berharap dengan kejadian yang dialami anaknya ini, RSUP M Djamil Padang berbenah dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada siapa saja tanpa pengecualian ke depannya.

“RSUP M Djamil Padang yang merupakan rumah sakit kebangaan kita semua warga Sumbar, harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun yang ingin berobat ke sana. Mereka harus mampu mengunakan peralatan terbaik di situ supaya orang yang sakit bisa segera sembuh,” katanya. (ICA)

Baca Juga

Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?
Kondisi salah satu minibus ringsek saat kecelakaan beruntun di Padang. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)
Pakar Sorot Kecelakaan Maut di Padang Besi, Singgung Lemahnya Pengawasan dan Desak Pemisahan Lajur Kendaraan
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Jangan Rusak Lembah Anai Demi Cuan Semata
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!