Kelompok Moge Keroyok Anggota TNI di Bukittinggi, Kapolres: Telah Diselesaikan

Kelompok Moge Keroyok Anggota TNI di Bukittinggi, Kapolres: Telah Diselesaikan

Ilustrasi - sepeda motor gede (moge). (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan dua warga dikeroyok oleh rombongan motor gede (moge) Harley Davidson di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar). Permasalahan terjadi akibat kesalahpahamam di jalan raya.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Permasalahan terjadi akibat kesalahpahaman saat di jalan raya. “Itu hanya kesalahpahaman di jalan, minta prioritas. Kemudian, yang motor kecil mungkin sama-sama tidak bisa mengendalikan emosi, tapi sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya Sabtu (31/10/2020).
.
Baca Juga: Keroyok 2 Intel TNI, 2 Anggota Moge dari Bandung Ditahan Polres Bukittinggi

Ia mengatakan, pengendara motor yang ribut dengan kelompok moge merupakan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berdinas di Kodim 0304/Agam. “Pengendara motor itu merupakan anggota Kodim, Dandim sudah menyelesaikan, tidak ada masalah, video permintaan maafnya ditampilkan di IG,” katanya.

Ia menyebutkan, rombongan moge tersebut berasal dari Bandung. Kejadian ribut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB sore, Jumat (30/10/2020. “Dia dari Bandung mau touring ke Sabang. Masalahnya sudah selesai, tidak ada yang terluka,” katanya.

Rombongan touring tersebut  disebutkan merupakan HOG Siliwangi Bandung Chapter Indonesia lewat di Bukittinggi dalam touring di Pulau Sumatra. Kejadian tersebut vira di media sosial dan diposting oleh banyak akun yang memperlihatkan seorang pengendara dikeroyok oleh beberapa orang. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock